Kejar ketertinggalan, pemerintah komitmen bangun infrastruktur

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menuturkan, suatu negara tidak mungkin bisa berkompetisi jika infrastruktur masih bobrok. Untuk itu, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus menggarap dan menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kejar ketertinggalan, pemerintah komitmen bangun infrastruktur
Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menuturkan, suatu negara tidak mungkin bisa berkompetisi jika infrastruktur masih bobrok. Untuk itu, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus menggarap dan menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia."Makanya Jokowi minta doing bisnis di Indonesia harus bagus. Bisnis itu indikator becus atau tidaknya kita bisa menaungi masyarakat. Sebagai pemerintah bukan problem tapi solusi. Reformasi birokrasi makanya penting," kata Sri Mulyani dalam sebuah seminar di Balai Kartini Jakarta, Senin (14/8).Dia mengatakan, tidak semua orang dilahirkan untuk berkompetisi, dengan begitu orang-orang miskin harus bisa menjadi sesuatu yang diangkat. "Pemihakan menjadi penting karena tidak semua orang dilahirkan untuk berkompetisi," katanya.Dia menambahkan, jika suatu negara ingin berkompetisi harus memiliki sumber daya manusia, sumber daya alam dan infrastruktur. Sebab, ketiga hal tersebut merupakan koalisi yang baik."Itu pernyataan yang menjadi negara kompetitif dan mampu bersaing sehat dan memelihara perdamaian dunia,"'pungkasnya.

Rekomendasi