Mimpi punya uang Rp 10 juta meski gaji pas-pasan, ini caranya

Menabung tentu bukan sebuah hal yang baru lagi, mengingat kegiatan ini bahkan seringkali telah dikenalkan sejak seseorang masih kecil. Hampir semua orang yang pernah menginjakkan kakinya di sekolah akan mengerti dan paham benar tentang manfaat menabung.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Mimpi punya uang Rp 10 juta meski gaji pas-pasan, ini caranya
Ilustrasi menabung. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/studioVin

Menabung tentu bukan sebuah hal yang baru lagi, mengingat kegiatan ini bahkan seringkali telah dikenalkan sejak seseorang masih kecil. Hampir semua orang yang pernah menginjakkan kakinya di sekolah akan mengerti dan paham benar tentang manfaat menabung, sebab ibu dan bapak guru begitu sering mengingatkan hal ini di sekolah. Namun, bagaimana dengan realisasinya, berapa banyak sebenarnya orang yang bisa melakukan kegiatan tersebut dengan baik di dalam hidup mereka?Meski terlihat mudah dan tidak merepotkan, namun pada kenyataannya kegiatan menabung kerap menjadi salah satu hal yang sulit untuk dijalankan oleh sebagian besar orang. Bukan hanya oleh mereka yang masih belum dewasa saja atau masih berusia sekolah, bahkan oleh mereka yang telah bekerja dan memiliki penghasilan sekalipun, kegiatan ini terasa sulit untuk dijadikan sebagai kebiasaan.Selalu ada banyak alasan untuk menunda dan tidak kunjung memulai kegiatan menabung tersebut, meskipun telah memiliki sejumlah penghasilan. Alasan ini bisa saja beragam, mulai dari gaji yang terlalu kecil, pengeluaran yang selalu membengkak, atau bahkan penghasilan yang tidak pernah cukup untuk menutupi semua kebutuhan.Ini strateginya punya tabungan meski gaji pas-pasan seperti dilansir cermati.com:1. Atur anggaranHal pertama yang wajib dilakukan adalah mengatur anggaran pengeluaran bulanan. Lakukan hal ini sebelum gaji turun, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menghitung, mempertimbangkan dan menyusun anggaran terbaik untuk keuangan. Susun anggaran ini dengan ketat, di mana semua kebutuhan terpenuhi dengan tepat.Anda hanya perlu membelanjakan uang untuk berbagai kebutuhan pokok dan juga yang tidak bisa tidak dipenuhi saja. Hindarilah berbagai kebutuhan yang tidak begitu penting, dan memiliki efek pemborosan di dalam keuangan.

2. Dana daruratJangan lupa untuk menempatkan sejumlah dana darurat di dalam anggaran keuangan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk mengganggu gugat sejumlah dana tabungan yang dimiliki. Ini sangat penting untuk dicermati sejak awal, sebab akan berdampak besar bagi keberlangsungan dana tabungan yang telah disisihkan di dalam keuangan setiap bulannya.3. Punya rekening khususJangan lupa untuk selalu memisahkan dana tabungan dari dana lainnya, sehingga Anda tidak memiliki alasan untuk mengganggu dan menggunakan dana tersebut. Buatlah sebuah rekening terpisah untuk dana tabungan ini, di mana tidak perlu membawa buku tabungan atau kartu ATM nya ketika berbelanja. Segera transferkan sejumlah dana tabungan sesaat setelah gaji cair, hal ini penting untuk membantu memudahkan dalam mengelola keuangan dengan ketat.4. HematSelain tabungan bulanan, ada baiknya Anda juga mulai berhemat pengeluaran harian mulai sekarang. Jangan salah, jumlah ini juga lumayan besar jika melakukannya sepanjang bulan. Jika tadinya berangkat kerja naik taksi, maka ada baiknya menggunakan kendaraan umum lainnya yang lebih ramah di kantong, seperti bus atau kereta.Bisa juga berhemat dengan membawa bekal makan siang dari rumah, sehingga bisa menabung dan memakan makanan yang sehat setiap harinya. Kegiatan menabung harian ini bisa membantu untuk menabung dalam jumlah besar, bahkan jauh lebih besar dari yang Anda perkirakan.5. Bawa uang pas-pasangHindari untuk mengalami 'kecelakaan' dalam pengeluaran, di mana seringkali mengeluarkan uang tanpa sebuah rencana / perhitungan awal. Hal seperti ini seringkali terjadi, bahkan tanpa disadari sekalipun. Cobalah untuk tidak membawa serta kartu ATM dan kartu kredit ataupun uang tunai yang banyak (berlebih) ketika bepergian ke luar rumah.Bawa saja sejumlah uang yang dibutuhkan, atau jika perlu, Anda bisa melebihkannya sedikit saja (dalam jumlah yang masuk akal) di luar kebutuhan tersebut. Hal ini akan membantu untuk lebih mudah mengontrol pengeluaran, terutama yang bersifat “kecelakaan”, sehingga Anda tetap bisa menyisihkan sejumlah uang untuk tabungan.

Rekomendasi