Hapus daerah kumuh di Indonesia, IDB siap gelontorkan USD 800 juta

"Kami senang bisa membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia di proyek ini."

Moch Wahyudi
Oleh Moch Wahyudi - Reporter
Hapus daerah kumuh di Indonesia, IDB siap gelontorkan USD 800 juta
Pemukiman kumuh. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Islamic Development Bank (IDB) berkomitmen mendukung program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Indonesia. Untuk itu, lembaga keuangan multilateral tersebut siap menggelontorkan dana hingga sebanyak USD 800 juta.

"Kami senang bisa membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia di proyek ini. Ini adalah tugas kami untuk membina pembangunan sosial ekonomi di negara-negara anggota IDB," kata Bandar Al Hajarr, Presiden IDB Group, seperti diberitakan situs Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di Jakarta, kemarin.

Bandar berkesempatan Kelurahan Pisangan Timur di Jakarta Timur yang merupakan salah satu daerah penerima manfaat. Dia menilai, KOTAKU sangat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PUPR Rina Farida mengatakan, program tersebut sudah dijalankan sejak tahun lalu hingga 2020. Itu merupakan salah satu upaya menghapus kawasan kumuh, penyediaan akses air minum dan sanitasi layak di Tanah Air.

"KOTAKU dilaksanakan di 34 provinsi, tersebar di 269 kabupaten atau kota, 11.067 kelurahan atau desa."

Berdasarkan surat keputusan setiap kepala daerah, kawasan kumuh di Indonesia tercatat seluas 23,656.77 ribu hektar.

Adapun sumber pembiayaan KOTAKU berasal dari pinjaman luar negeri lembaga donor. Yaitu Bank Dunia sebesar USD 433 juta, IDB USD 329,76 juta, dan Asian Infrastructure Investment Bank USD 74,4 juta.

"Sumber pembiayaan tersebut bukanlah satu-satunya, dan dipastikan tidak mencukupi, sehingga program ini juga wajib didukung oleh komitmen dana daerah, swasta, dan Swadaya Masyarakat."

Rekomendasi