Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan akan mengirim tim terpadu yang terdiri dari Kemenko Kemaritiman, KKP, KLHK, Kemhub, Kemenpar, Kemenkumham, Kejaksaan Agung dan Polri serta Pemda setempat ke Raja Ampat, Papua pada besok.
Tim ini akan menyelidiki serta menghitung kerugian yang ditimbulkan diakibatkan kandasnya kapal pesiar Caledonian Sky. Kapal berukuran panjang 90 meter dan berbobot 4.200 ton ini kandas dan merusak ekosistem terumbu karang di Raja Ampat beberapa waktu lalu.
"Raja ampat besok kami akan kirim tim. Kementerian lain sudah," kata Menteri Luhut di Kantornya, Rabu (15/3).
Pihak Luhut juga akan melakukan investigasi terkait kapal pesiar yang berbobot besar tapi bisa berlayar di Raja Ampat. Luhut akan melibatkan Pemda terkait agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
"Nah itu yang mau kita investigasi. Kenapa itu kapal bisa sampai masuk ke situ. Katanya, itu kapal sudah beberapa kali masuk ke situ bawa turis. Nah ini yang musti kita investigasi lagi. Mestinya kan enggak boleh, ini kita lagi surut, kenapa dia masuk," jelasnya.
Luhut tak membantah bahwa terumbu karang yang rusak merupakan jantung dari keindahan alam bawah laut Raja Ampat. "Ya, memang. Ini koral yang rusak yang memang bagus," tutupnya.