APBN 2015 tak tercapai, menkeu janji tetapkan target lebih realistis

"Pemerintah juga akan menjaga tingkat defisit anggaran dibatas aman setinggi-tingginya 3 persen dari PDB," ujar menkeu.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
APBN 2015 tak tercapai, menkeu janji tetapkan target lebih realistis
Menkeu Sri Mulyani kunjungi Mabes Polri. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pihaknya akan menetapkan target pendapatan negara yang lebih realistis dan mengalokasikannya pada program-program yang strategis dan prioritas. Ini merupakan antisipasi agar target dalam APBN 2015 yang tidak tercapai, tidak akan terulang lagi.Seperti diketahui, realisasi pendapatan negara pada 2015 hanya sebesar Rp 1.508 triliun atau 85,6 persen dari target yang ditentukan sebesar Rp 1.761,6 triliun. Sedangkan, realisasi penerimaan perpajakan hanya mencapai Rp 1.240,4 triliun atau 83,3 persen, sehingga terjadi shortfall sebesar Rp 248,9 triliun."Berdasarkan hal itu, pemerintah akan menetapkan besaran belanja negara berdasarkan target pendapatan negara yang realistis. Pemerintah juga akan menjaga tingkat defisit anggaran dibatas aman setinggi-tingginya 3 persen dari PDB," kata Menteri Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8).Selain itu, pemerintah akan terus mengevaluasi perkembangan terkini perekonomian global dan domestik, sehingga dapat memperkirakan kondisi makro ekonomi, terutama target penerimaan perpajakan yang lebih realistis.Menurutnya, penerimaan perpajakan sangat penting sebagai sumber utama pendanaan pembangunan. Dengan demikian pemerintah akan melakukan optimalisasi penerimaan perpajakan."Yakni dengan tetap menjaga iklim investasi yang sehat dan mendorong pertumbuhan dunia usaha," imbuhnya.

Rekomendasi