Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melepas 120 pemuda dalam Patriot Energi ke desa-desa terpencil di Indonesia guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang energi. Ini adalah program lanjutan dari Patriot Energi angkatan pertama sebanyak 80 orang yang bertugas pada Oktober 2015 lalu.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan menjadi Patriot Energi bukanlah hal yang mudah, mengingat mereka akan dikirim ke daerah-daerah minim energi. Namun, mereka justru tidak kapok dan kembali mendedikasikan dirinya untuk mendampingi masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan mengenai energi."30 Juta rakyat masih masak dengan kayu bakar. Bahkan malam hari mereka gelap. Selain itu akses air bersih sangat kecil. Untuk mandi kalau sungainya kering mereka harus mandi di kubangan karena tidak ada air. Handphone rusak, belum tentu ada sinyal. Komunikasi harus ke kota. Ambil honor itu harus nginap, kalau transfer tak terlambat," imbuh Menteri Sudirman di Kantornya, Jakarta, Sabtu (16/7).Dia menjelaskan, dari 120 pemuda tersebut, 35 orang di antaranya merupakan Patriot Energi angkatan pertama yang kembali bertugas untuk memecahkan masalah, dan menjadi tangan dan mata untuk melihat program energi."Saya sampaikan apresiasi tinggi ke anak muda. Hampir separuh dari angkatan pertama itu memutuskan untuk bergabung, dan setelah mereka menghadapi kesulitan pun tetap memutuskan untuk ikut kembali," kata Menteri Sudirman.Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Maulana berharap agar Patriot Energi ini bisa menjadi tangan dari pemerintah untuk mengumpulkan data terkait potensi energi terbarukan."Kebanyakan dari mereka ditempatkan di daerah yang dibangun infrastruktur ketenagalistrikan berbasis EBT. Jadi mereka bertugas mengoneksikan, menumbuhkan sense of belonging dari keberadaan infrastruktur itu. Karena dibutuhkan juga sustainability dari infrastruktur itu," jelas Rida.Sebelumnya, Patriot Energi angkatan kedua ini akan dikirim ke 105 desa di 39 kabupaten di Indonesia. Di mana 26 pemuda akan dikirim ke desa di Provinsi Sumatera, 24 pemuda dikirim ke desa di Provinsi Kalimantan, 25 pemuda ke Sulawesi, dan 30 pemuda lainnya di kirim ke Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Menteri Sudirman: 30 juta rakyat masih masak dengan kayu bakar
Patriot Energi diharapkan bisa menjadi tangan dari pemerintah untuk mengumpulkan data terkait potensi energi terbarukan.
Rekomendasi