Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya pemudik pada musim mudik tahun ini. Kejadian ini harus menjadi bahan pembelajaran bagi stakeholder dan masyarakat Indonesia pada masa yang akan datang.
"Kita harus mengambil pelajaran dari kejadian ini dengan meningkatkan pelayanan mudik lebih baik agar kejadian ini tidak lagi berulang," kata Carmelita dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (11/7).
Menurutnya, munculnya berbagai kritik akibat kemacetan pada mudik tahun ini merupakan hal wajar. Meski begitu, pemerintah harus menjadikan kritik tersebut sebagai kritik yang membangun, bukan kritik yang kontra produktif dan menyalahkan pendapat lainnya.
"Silakan masing-masing menyampaikan argumentasi tentang kejadian Brebes Timur tanpa harus saling menyalahkan pendapat lainnya. Sebaiknya kita kasih kesempatan instansi terkait dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah," imbuhnya.
Dia mengimbau agar pemerintah menambah dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik secara masif. Sehingga menjawab fenomena kebutuhan mudik dan akan menurunkan penggunaan kendaraan pribadi.
Meski begitu, Kadin tetap mengapresiasi kerja keras pemerintah, terutama kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan jajarannya yang telah merelakan waktu liburnya untuk tetap bekerja dalam mengantisipasi arus mudik tahun ini.
"Meski proses musim mudik masih terdapat kekurangan, tapi kita tetap harus berikan apresiasi kepada pemerintah yang telah bekerja keras," pungkas Carmelita.