PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berpotensi besar menguasai sepenuhnya saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Itu dilakukan dengan membentuk konsorsium bersama sejumlah perusahaan lain.
Arifin Panigoro, pemilik Medco, mengungapkan mengakuisisi Newmont menjadi salah satu cara pihaknya mendiversikasi bisnis. Mengingat, harga minyak dunia tengah merosot belakangan ini.
"Harga minyak itu baru oke 2-3 tahun lagi. Kalau kami hanya mengandalkan minyak saja berat menahannya. Kalau 2015 ini kami jeblok. Dua tahun lagi begitu, ya bubar perusahaan," kata Arifin saat ditemui di Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Selasa (5/4)
Di sisi lain, harga komoditas tambang yang dijual Newmont masih memiliki prospek baik.
"Harga emas relatif stabil. Kalau pun turun, tidak sejeblok komoditas seperti batu bara," imbuhnya.
Arifin masih enggan membeberkan besaran dana yang dikucurkan untuk mengakuisisi Newmont. Namun, yang pasti, uang tersebut berasal dari pinjaman perbankan dalam dan luar negeri. Diantaranya, Bank Mandiri Tbk dan Bank Negara Indonesia.
"Banyak benar duitnya," katanya.
"Tenang saja, nggak lama lagi kami umumkan, press release lagi disiapkan. Saya kira minggu ini."