Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta kepada para investor untuk tidak segan memberi laporan apabila ada pihak yang menyulitkan proses perizinan. Apalagi, saat ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menerapkan perizinan hanya dengan 3 jam. Hal ini untuk membuat Indonesia jadi primadona investasi.
"Kalau ada oknum-oknum yang menyulitkan proses izin investasinya, lapor ke saya, dan saya akan tindak. Agar anda tidak terjebak macet lagi untuk mengurus izin," Kata JK di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (11/1).
JK mengakui masalah birokrasi di tanah air masih menjadi momok yang menakutkan bagi para investor. Alasannya, mereka menilai pengurusan izin investasi di tanah air terkesan bertele-tele dan menyulitkan.
"Birokrasi yang lamban akibat aturan yang lamban dan melelahkan. Karena itu kita memotong banyak langkah itu dengan paket-paket kebijakan yang dikeluarkan setiap dua minggu, agar tercermin bahwa kita konsisten memperbaiki birokrasi pemerintahan yang efisien dan cepat," kata JK.
Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), hari ini menggelar acara peresmian izin layanan investasi 3 jam PTSP Pusat BKPM. Peluncuran program ini merupakan terobosan guna mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri.
Kepala BKPM, Franky mengatakan dalam layanan izin investasi 3 jam ini akan ada 8 produk yang diberikan ditambah 1 produk dari Kementerian Agraria dan Tata ruang. Menurutnya, 9 produk ini akan memberi kepastian kepada investor yang akan berinvestasi di Indonesia.
Franky mengatakan sejak awal diimplementasikan dan dilakukan penyempurnaan, sudah ada 7 investor yang masuk dengan nilai investasi sebesar Rp 17,85 triliun di sektor listrik pelabuhan dan budidaya ternak.
"Ini merupakan kado tahun baru bagi para investor. Dengan ini diharapkan akan semakin banyak investor, mengetahui, mengenal dan juga memanfaatkan layanan izin ini," pungkas Franky.