Menteri Susi sebut impor garam seperti jual narkoba, bikin ketagihan

Menteri Susi mengharapkan pengusaha tidak hanya memikirkan keuntungan.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Menteri Susi sebut impor garam seperti jual narkoba, bikin ketagihan
Menteri Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan keuntungan besar pengimpor garam membuat praktik ini sulit dihilangkan. Di sisi lain, impor garam juga menghancurkan hidup petani lokal."Aturan sudah sangat jelas, impor dilarang satu bulan sebelum panen dan dua bulan setelah panen. Tapi karena impor hitunganya lebih enak, apalagi untungnya 200 persen. Kaya jual narkoba, jadi ketagihan mereka," terang Menteri Susi saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Sabtu (29/8).Dia menyayangkan Indonesia, negara dengan kawasan yang didominasi oleh lautan sebagai bahan baku garam, justru mendapatkan bumbu dapur itu dari impor."Kami semua menyadari Indonesia merupakan negara kepulauan, tapi jutaan ton garam justru impor," ungkapnya.Untuk itu, Menteri Susi mengharapkan pengusaha tidak hanya memikirkan keuntungan. Pasalnya, kelanjutan hidup petani garam sangat bergan‎tung kepada keuntungan dari harga pasar."Mari kita bangun ketahanan industri lokal sekaligus lindungi mata pencaharian petani kita," tutupnya.

Rekomendasi