Bank Indonesia menyatakan pelemahan rupiah sudah menembus Rp 14 ribu per dolar Amerika Serikat sudah tak bisa dibiarkan. Ini lantaran rupiah merosot melewati nilai fundamentalnya.
"Kondisi sekarang sudah overshoot. Sudah undervalue. Kalau begitu perlu ada kerja sama dan tidak bisa dibiarkan," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo saat ditemui di DPR-RI, Jakarta, Senin (24/8).
Kendati demikian, Agus kembali mengungkapkan pelemahan rupiah akibat kondisi ekonomi dunia penuh ketidakpastian.
Untuk mengatasi pelemahan rupiah lebih dalam, Agus meminta eksportir melepas kepemilikan valuta asing, terutama dolar AS.
"Eksportir sekarang sudah saatnya lepas valuta asing agar supply dan demand seimbang dan nilai tukar tidak tertekan," ungkapnya. "Kami terus di pasar. Sesuai Undang-undang kami akan jaga stabilitas rupiah."