Wapres JK: Selama puasa dan Lebaran tidak ada harga naik kan?

Inflasi selama bulan puasa rendah, JK klaim keberhasilan pemerintah.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Wapres JK: Selama puasa dan Lebaran tidak ada harga naik kan?
Harga Cabe Rawit Melejit. ©2013 Merdeka.com

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi Juli 2015 sebesar 0,92 persen. Angka inflasi selama bulan puasa tahun ini lebih rendah dibanding periode sama tahun lalu.

Menanggapi rendahnya inflasi selama Ramadan, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim itu sebagai bukti keberhasilan pemerintah menekan harga-harga kebutuhan pokok.

"Kan pemerintah berhasil menstabilkan harga-harga. Kemarin di bulan puasa dan Lebaran, kan tidak ada harga yang melonjak naik kan?" ungkap JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (3/8).

Beberapa pihak menilai rendahnya inflasi tidak lepas dari kondisi perlambatan ekonomi. Meski ekonomi melambat, JK tidak melihat berkurangnya antusias masyarakat merayakan Idul Fitri. Sehingga faktor itu tidak serta merta bisa dibenarkan.

"Kalau Lebaran tidak melihat karena orang tiba-tiba ingin kebutuhan yang sama. Ingin opor ayam yang sama, butuh telur. Karena itu tetap saja Lebaran itu, kan cuma sehari dua hari. Karena itu stabilitas itu suplai cukup membuat harga tidak naik," jelas JK.

Menurut JK, rendahnya inflasi bisa dijadikan dasar sekaligus momen yang tepat bagi Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunga acuan (BI Rate).

"Pendapat saya sejak lama BI Rate itu jangan ketinggian supaya orang lebih memilih investasi daripada menabung," tutup JK.

Rekomendasi