Kebakaran di Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta, Tangerang yang terjadi kemarin berbuntut panjang. Maskapai Garuda Indonesia merasa kecewa dengan Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara.
VP Corporate Communications Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan mengatakan perseroan sudah pasti mengalami kerugian akibat aktivitas penerbangan yang terganggu. Selain itu, penumpang Garuda juga banyak yang terlantar dan dipastikan mengalami kerugian material maupun non material.
"Kita belum hitung kerugiannya, tapi akibat dampak kebakaran dan menyebabkan banyak delay, image kita terganggu," ujarnya ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Senin (6/7).
Namun pihaknya saat ini lebih fokus terhadap pelayanan penumpang di Bandara Soetta agar bisa terbang ke daerah tujuan kembali normal. "Secara umum penerbangan sudah normal, sampai hari ini sudah 35 penerbangan berlangsung normal," jelas dia.
Pihaknya menegaskan Garuda Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang dialami akibat insiden force majeur tersebut, yang berada di luar kendali Garuda Indonesia.
Kepada para penumpang yang akan melakukan konfirmasi dan pengecekan jadwal keberangkatan penerbangan, dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807 maupun akun twitter @IndonesiaGaruda.