Menteri ESDM, Sudirman Said menyebut PT Pertamina telah menyiapkan dana sekitar USD 25,2 miliar atau setara dengan Rp 315 triliun untuk mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur selama 20 tahun pasca 2017."Pemerintah berkeyakinan Pertamina mampu mengelola blok tersebut," ucap Sudirman seperti dilansir dari Antara, Selasa (10/3).Pertamina secara resmi memang telah mempresentasikan proposal kesanggupan mengelola Mahakam pada Sabtu (7/3) di Kementerian BUMN, Jakarta. Saat ini, Mahakam masih dikelola Total E&P Indonesie sejak 1967 akan habis masa kontraknya pada 2017 mendatang.Sebelumnya, Sudirman Said memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur kepada PT Pertamina."Semua pihak butuh kejelasan, pemerintah sudah kasih arah jelas. Arahannya kasih ke Pertamina," ucap Menteri ESDM, Sudirman Said di Aceh seperti dilansir dari situs Setkab di Jakarta, Senin (9/3).Namun demikian, Sudirman belum memberi kejelasan berapa persen saham Mahakam yang akan dikuasai Pertamina. Pemerintah dalam hal ini menyerahkan negosiasi antara Pertamina dengan pengelola blok yang lama. Tidak dipungkiri, Pertamina saat ini meminta pengelolaan 100 persen atau mayoritas.Sudirman berjanji akan mempertemukan Pertamina dengan Total untuk mencari jalan tengah. Sudirman percaya antara Pertamina, Total maupun Pemda Kalimantan Timur menginginkan produksi Blok Mahakam itu berjalan stabil."Saya rasa gini, sejak November kita sudah bicara pada keduanya. Kepada Total kita sampaikan sinyal itu, kepada Pertamina juga begitu, jadi seharusnya bukan mulai dari nol sama sekali. Jadi Selama ini Pertamina mampu membuat proposal karena dasar-dasarnya dari mereka, jadi hubungan antara keduanya seharusnya sudah oke," tegasnya.
Pertamina siapkan Rp 315 triliun untuk kelola Blok Mahakam
Pemerintah telah memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina.
Advertisement
Rekomendasi