Menteri Perhubungan Ignatius Jonan memastikan masyarakat masih bisa membeli tiket pesawat di bandara meski loket-loket penjualan tiket tidak boleh lagi beroperasi. Jonan menyebut penjualan tiket pesawat di bandara tidak benar-benar dihapuskan. Masyarakat masih bisa membeli tiket pesawat melalui costumer service bandara atau pusat layanan pelanggan di bandara.
"Gini loh. Ini diubah jadi customer service sehingga disediakan pakai online di situ, pakai call center juga sudah ada koneksinya di situ. Pakai ATM juga bisa belinya," ungkap Jonan di kantor wapres, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (2/3).
Bagi masyarakat yang tidak memiliki ATM atau hanya bisa melakukan transaksi secara tunai, pembelian tiket pesawat bisa dilakukan secara tunai di pusat layanan masyarakat bandara. "Ya bisa dilayani dengan customer service. Bisa juga bayar tunai. Sebenarnya itu saja. Ya bayar saja," singkat Jonan.
Terkait penutupan loket-loket penjualan tiket yang sampai saat ini belum menyeluruh, Jonan mengatakan, ketentuan penutupan loket penjualan tiket di bandara memiliki masa transisi masing-masing.
"Oh gini. Itukan bertahap sampai 1 Mei. Jadi ya, kayaknya AP II mau mulai Soetta dulu dengan Kuala Namu. Kalau di bandara-bandara lain di luar Soetta dan Kuala Namu saya kira semua masih jalan seperti biasa karena sampai 1 Juni," tutupnya.