Harga BBM menurun, menkeu yakin inflasi 2015 maksimal 5 persen

"Sesuai dengan batas atas target pemerintah."

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Harga BBM menurun, menkeu yakin inflasi 2015 maksimal 5 persen
Bambang Brodjonegoro. ©AFP PHOTO

Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro mengatakan penurunan harga bahan bakar minyak bakal berpengaruh terhadap pelandaian harga bahan pokok. Itu sebabnya pemerintah masih mematok inflasi maksimal lima persen tahun ini.

"Kalau inflasi paling tinggi kita ambil 5 persen sesuai dengan batas atas target pemerintah," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Jumat (16/1).

Hal senada diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil. Dia optimistis harga bahan pokok bakal mengikuti penurunan harga BBM.

"Kalau tidak turun itu struktur pasarnya yang tidak sehat," ujar Sofyan.

Dia menambahkan, peran Bulog sebagai stabilisator harga pangan bakal dimaksimalkan. "Dia kan punya stok. Sehingga saat harga naik, bulog turun jadi stabilisator harga," kata dia.

Presiden Joko Widodo mengumumkan harga premium turun menjadi Rp 6.600 per liter dari Rp 7.600 per liter. Sedangkan, solar menjadi Rp 6.400 per liter dari Rp 7.250 per liter. Ini berlaku pukul 00.00 WIB Senin mendatang.

Menteri ESDM Sudirman Said menuturkan, pemerintah tak bisa langsung memberlakukan harga baru BBM. Ini guna menghindari kerugian pengelola SPBU. "Karena sudah punya stok dengan harga sekarang," katanya.

Rekomendasi