Kawasan lumpur Lapindo bakal disulap seperti geopark di AS

Lumpur yang masih menyembur hingga saat ini akan dimanfaatkan untuk penelitian.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Kawasan lumpur Lapindo bakal disulap seperti geopark di AS
jokowi di lumpur lapindo. ©2014 merdeka.com/moch andriansyah

Pemerintah memastikan bakal mengucurkan dana Rp 781 miliar sebagai talangan ganti rugi untuk korban lumpur Lapindo. Sebagai gantinya, jika tak dibayar sampai jangka waktu empat tahun, pemerintah akan mengambil alih surat tanah seluas 641 hektar dengan nilai mencapai Rp 3,03 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimujono menjelaskan rencana pemerintah selepas mengambil alih kawasan terdampak bencana lumpur. Pemerintah akan menyulap kawasan lumpur ini menjadi geopark seperti Yellow Stone National Park di Amerika Serikat.

"Saya kira iya, akan jadi geopark kayak yellow stone national park di AS. Jadi sekarang jadi geiser, itu bisa jadi geopark tak akan ternilai," kata Basuki di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (29/12).

Lumpur yang masih menyembur hingga saat ini akan dimanfaatkan untuk penelitian. "Sekarang lumpur harganya 0, yang namanya edukasi misalnya anak-anak kita yang belum tahu geiser mereka akan belajar. Nilainya sudah tak terhingga," katanya.

Basuki berharap semua pihak bisa memahami keputusan pemerintah mengucurkan dana talangan. Meskipun lahan terkena dampak lumpur tidak bisa lagi dibangun, bukan berati tidak memiliki nilai atau tidak bermanfaat.

"Kalau saya masukan dalam klausul edukasi, pasti tidak terhingga nilainya. Jadi kalau nilai ekonomisnya jangan hanya dilihat bisa buat perumahan," tutupnya.

Rekomendasi