Ditanya calon kuat bos PLN, Menteri Rini berkilah lagi diare

Beredar kabar, Sofyan Basir bakal dicalonkan menggantikan Nur Pamudji di kursi Dirut PT PLN (Persero).

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Ditanya calon kuat bos PLN, Menteri Rini berkilah lagi diare
Rini Mariani Soemarno. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Sejak pagi, beberapa petinggi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyambangi Kementerian BUMN. Mulai dari petinggi PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Beredar kabar, pertemuan antara petinggi perusahaan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno terkait dengan pergantian direksi. Seperti diketahui, masa jabatan Nur Pamudji sebagai direktur utama PLN akan segera habis.

Setelah melakukan pertemuan dengan petinggi PLN dan BRI, Menteri BUMN Rini Soemarno engga berkomentar banyak. Dia beralasan sedang tidak enak badan akibat cuaca yang tidak menentu.

Dia hanya menyebut bahwa kedatangan petinggi tiga perusahaan itu terkait rencana kerja masing-masing perusahaan. "Saya sedang sakit, saya lagi diare. Nanti ya," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (22/12).

Menurut Rini, kedatangan para BUMN ini seperti Pertamina untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan agenda Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Sementara agenda PLN untuk membahas pergantian direksi BUMN listrik tersebut.

Beredar kabar, Sofyan Basir bakal dicalonkan menggantikan Nur Pamudji di kursi Dirut PT PLN (Persero). Namun Sofyan memilih tidak banyak bicara soal isu tersebut.

"Saya mau ketemu Pak Sahala (Lumban Gaol, Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Kementerian BUMN). Wah, saya tidak tahu (pergantian Dirut PLN)," ujar Sofyan.

Menteri ESDM Sudirman Said yang ikut serta dalam pertemuan itu, juga kompak bungkam. "Nanti saja tanya ibu (Menteri BUMN) kalau ibu sudah sembuh," singkatnya.

Rekomendasi