Agus Marto apresiasi langkah Jokowi keluarkan tiga kartu sakti

Alasannya, sesuai dengan langkah bank sentral menekan penggunaan uang tunai dan mengalihkan ke pembayaran nontunai.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Agus Marto apresiasi langkah Jokowi keluarkan tiga kartu sakti
Jokowi luncurkan Kartu Indonesia Sehat. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengapresiasi langkah pemerintah menggunakan uang elektronik dalam penyaluran dana bantuan kepada masyarakat pada 3 November lalu.

Agus Marto memandang kebijakan itu merupakan terobosan besar dalam meningkatkan tata kelola dan efisiensi perekonomian.

"Selain itu, dapat merangkul masyarakat lapisan bawah agar terhubung dengan layanan keuangan formal," ujar Agus dalam acara Bankers Dinner di Jakarta Conventional Center, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11).

Alasannya, sesuai dengan langkah bank sentral menekan penggunaan uang tunai dan mengalihkan ke pembayaran nontunai. BI berjanji memfasilitasi sehingga seluruh penyaluran bantuan pemerintah dapat dilakukan secara nontunai. Salah satu caranya dengan memperluas akses keuangan bagi masyarakat lapisan bawah dengan memperbanyak agen Layanan Keuangan Digital (LKD) ke seluruh pelosok negeri.

"Dengan berbekal perangkat telekomunikasi bergerak (mobile), masyarakat unbanked akan dengan mudah terhubung dengan layanan keuangan formal," kata dia.

Mantan Menteri Keuangan ini menambahkan, BI akan memperluas LKD yang akan meningkatkan jumlah anggota masyarakat yang terhubung dengan bank hingga dua kali lipat dari kondisi saat ini yang hanya menjangkau 20 persen penduduk dewasa.

"Kami yakin dengan perluasan agen LKD dan sinergi dengan program bantuan pemerintah, rekening uang elektronik teregistrasi ditargetkan akan naik hingga empat kali lipat dari saat ini," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintahan Jokowi-JK mengeluarkan tiga kartu sakit yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang penyebarannya melalui PT Pos Indonesia. Tiga kartu tersebut merupakan janji kampanye Jokowi dalam pemilihan presiden lalu. Kartu tersebut merupakan akses untuk masyarakat miskin dalam memperoleh dana bantuan sosial.

Rekomendasi