Ini investor yang minat saham bekas Bank Century selain J Trust

Hanya Bank of China saja yang berhasil mendampingi J Trust hingga proses penyampaian dokumen penawaran akhir ke LPS.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Ini investor yang minat saham bekas Bank Century selain J Trust
Bank Mutiara. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengaku banyak investor yang berminat membeli saham PT Bank Mutiara Tbk. Ada lima nama investor, selain J Trust yang sudah ditetapkan sebagai pemegang 99 persen saham Bank Mutiara.

Nama-nama investor tersebut antara lain, Bank of China HK, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Konsorsium Artha Graha Network, Hong Leong Bank dan China Highland Capital Mgt. Dari nama-nama itu, hanya Bank of China saja yang berhasil mendampingi J Trust hingga proses penyampaian dokumen penawaran akhir ke LPS.

"Namun Bank of China tidak bisa kami lanjutkan. Mereka meminta kami membentuk entitas bank baru dan mengalihkan semua aset baik Bank Mutiara ke bank baru itu. Dan itu tidak bisa kami penuhi, karena sudah di luar ketentuan," ujar Kepala Eksekutif LPS Kartika Wirjoatmodjo di Equity Tower, Jakarta, Kamis (20/11).

Tahun ini, LPS memulai proses penjualan Bank Mutiara pada 3 Maret. Dan hingga 22 April, LPS menerima sekitar 18 calon investor yang menyatakan minatnya (letter of interest). Setelah proses itu, LPS mengurangi jumlah calon investor menjadi hanya 11 pada periode 29 April-12 Mei.

Jumlah investor itu merupakan calon investor yang menyampaikan dokumen pendaftaran. Setelah itu, pada proses penawaran awal mulai 5-12 Juni, LPS hanya menerima sebanyak delapan investor. LPS akhirnya menetapkan J Trust sebagai pemenang pada 17 September lalu. Setelah itu, Bank Mutiara resmi menjadi bagian dari perusahaan asal Jepang itu.

Rekomendasi