Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Tumiran menyambut baik target pemerintahan Jokowi-JK menyelesaikan pembangkit baru 35.000 Mega Watt (MW) dalam kurun waktu 5 tahun.
Menurut Tumiran, target ini sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang menargetkan penyediaan kapasitas pembangkit listrik sampai 2025 mencapai 115 Giga Watt untuk mendorong perekonomian Indonesia.
"Bagaimana menggerakkan keekonomian salah satunya mendorong infrastruktur 2025 115 GW," ucap Tumiran di Kantornya, Jakarta, Jumat (7/11).
Tumiran menyebut, kelistrikan yang terpasang saat ini hanya 50 GW. Kapasitas ini sangat tertinggal untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan dalam KEN.
"Sementara kita 50 GW yang dimilik PLN 29 GW sisanya swasta, kita sangat tertinggal kita belum ada infrastruktur sebagai base line," tegasnya.
Target 115 GW bisa tercapai dengan kondisi target kelistrikan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebesar 35.000 MW dalam kurun waktu lima tahun. Tumiran menjalankan target tersebut sejalan dengan KEN.
"Sekarang 6,5 GW per tahun, kami sangat senang membangun infrastruktur listrik 7 GW pertahun. Seperti yang diarahkan KEN," tutupnya.