Paling senior, alasan Muhammad Husein jadi Plt Dirut Pertamina

Dia dipilih karena diyakini bisa meningkat sektor hulu migas Pertamina.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Paling senior, alasan Muhammad Husein jadi Plt Dirut Pertamina
Depo plumpang. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina, diputuskan Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husein diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Keputusan ini diambil sementara waktu setelah Karen Agustiawan resmi mengundurkan diri sebagai orang nomor satu di perusahaan minyak tersebut.

VP Corporate Pertamina, Ali Mudakir menuturkan, dipilihnya Muhammad Husein bukan tanpa alasan kuat. Dia dipilih karena diyakini bisa meningkat sektor hulu migas Pertamina.

"Banyak ya, pertimbangan komisaris, yang jelas sudah diputuskan dan perlu teman-teman ketahui bahwa keuntungan Pertamina lebih dari 60 persen disokong dari kegiatan hulu. Itu saja yang ingin saya sampaikan," ujarnya usai RUPS Pertamina di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (1/10).

Anggota Dewan Komisaris Bambang Brodjonegoro menambahkan, pemilihan Muhammad Husein tidak lepas tanggung jawab untuk menggenjot kinerja sektor hulu migas agar menghasilkan keuntungan lebih besar bagi Pertamina.

"Kemudian Pertamina yang penting hulu, yang profit terbesar dari hulu. Kita minta perhatian di hulu, diantaranya menaikkan lifting," tambah dia.

Faktor senioritas juga ikut menentukan. Di internal perusahaan migas pelat merah itu, Muhammad Husein tergolong pimpinan terlama.

"Pokoknya alasan kuat sudah melihat semua kandidat. Dia paling senior. Jadi intinya karena senioritas dan portofolio," ungkapnya.

Perseroan tetap menunggu RUPS selanjutnya untuk memutuskan direktur utama tetap. Dalam hal ini keputusan sepenuhnya ada di pemegang saham.

"Dia jadi pelaksana tugas (PLT) sampai ditetapkan dirut baru yang definitif. Kalau calon ada berapa? Adalah tapi itu rahasia," tutup dia.

Rekomendasi