Menpan akui tes komputer CPNS masih ada kelemahan

Kasus terbanyak adalah NIK ganda saat pelamar melakukan e-register.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Menpan akui tes komputer CPNS masih ada kelemahan
Simulasi tes cpns online. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Sistem Teknologi Informasi (TI) yang digunakan untuk pendaftaran online CPNS tahun ini diakui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) memiliki banyak kelemahan. Kendati demikian, pemerintah berkukuh rekrutmen CPNS tahun ini harus jadi momentum uji coba penggunaan Computer Assited Test (CAT) untuk seluruh rangkaian ujian.

Menurut menteri PAN-RB, Azwar Abubakar, sistem CAT digunakan 100 persen setelah berkaca kejadian tahun lalu di mana banyak pelamar gagal lolos di satu instansi kemudian pindah ke tempat lain.

Sedangkan beberapa instansi malah kekurangan pelamar. Contohnya Sekretariat DPR yang pada 2013 menyediakan 10 formasi untuk sarjana hukum pidana dan perdata, pelamar hanya separuh kebutuhan. Sistem CAT bisa menghindarkan kejadian semacam itu.

"Enggak boleh (daftar) banyak tempat, berbagai instansi belum sanggup sistem kita. Mulai tahun ini, orang yang daftar itu minimal bisa di satu tempat, tapi belum bisa bikin fit or all," kata Azwar di Sumedang, Sabtu (20/9).

Memang ada hambatan. Azwar mengaku paling sering mendengar adanya keluhan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda saat e-register. Diakui oleh pria asal Aceh ini masalah seperti itu tidak terbayangkan sebelumnya.

"Cari cara kalau gagal yang e-register berikan register manual. Kenapa satu NIK dua orang, kita enggak itung, kita buat manajemen itu tidak sempat terpikir akan muncul masalah seperti KTP. Ini saya minta deputi memikirkan solusinya. Sorry itu pengalaman pertama, itu enggak boleh panik," ungkapnya.

Walau pengoperasian aplikasi CAT masih banyak cacat, tetapi dia tidak ingin menyerah. "Jangan nyerah, kementerian lembaga yang sudah siap. Tahun ini semua kementerian pakai CAT semua Indonesia bisa ikut."

Adapun, tips bagi para pendaftar yang ingin lolos CPNS harus percaya diri. Dalam artian tidak boleh percaya dengan siapapun meskipun banyak pihak mengaku bisa jadi calo.

"Trust no one, jangan percaya pada siapapun tapi percaya pada diri sendiri, belajar dan berdoa," tegas dia.

Rekomendasi