Anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia, PT Perkebunan Mitra Ogan menyiapkan investasi sebesar Rp 100 milyar bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membiayai pembangunan pabrik baru pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) di Sumatera Selatan.
Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro mengatakan pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada November 2015. Pembangunan pabrik baru yang berlokasi di kawasan Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
"Rencana pembangunan pabrik CPO yang ketiga ini merupakan rangkaian ekspansi perkebunan kelapa sawit PTP Mitra Ogan ke daerah Muba," ujarnya dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Jakarta, Rabu (17/9).Saat ini ekspansi pembangunan kebun kelapa sawit di kawasan Muba terdiri dari dua kebun yaitu Kebun Batanghari Leko (BHL) dengan total lahan seluas 7.500 hektar dan Kebun Sekayu Sungai Keruh (SSK) dengan total lahan yang sudah digarap sebesar 3.000 hektar (luas tertanam 1.400 hektar)."Dengan pembangunan pabrik CPO ini diharapkan dapat menampung hasil produksi dari kedua kebun tersebut dengan produktivitas maksimum sebesar 27 sampai 30 ton per hektar."Pabrik CPO bakal menampung hasil dari Kebun PT Laskar (Laras Astra Kartika) merupakan anak perusahaan dari PT RNI yang bergerak dalam perkebunan kelapa sawit dan kebun-kebun dari masyarakat sekitar pabrik.Selama ini PT Perkebunan Mitra Ogan sudah mengoperasikan dua unit pabrik pengolahan CPO yang berbasis di Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, yaitu PKS-I dengan kapasitas sebesar 60 ton per jam dan PKS-II dengan kapasitas sebesar 30 ton per jam. Kedua pabrik tersebut mengolah hasil kelapa sawit dari 9.741 ha kebun inti dan 16.150 ha kebun plasma. "Dengan adanya pabrik CPO ketiga ini akan meningkatkan skala produksi dari 90 ton per jam menjadi 120 ton per jam," ungkapnya.Saat ini PT Perkebunan Mitra Ogan mampu menghasilkan CPO hingga 90.000 ton per tahun yang dipasarkan di dalam negeri. Perseroan menargetkan menghasilkan CPO 130.000 ton per tahun sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan ekspor. Selain pabrik CPO, PTP Mitra Ogan juga memiliki Pabrik Pupuk Kalium Organik yang berlokasi di Desa Bindu, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan kapasitas sebesar 8 ton per hari. Pupuk Kalium Organik adalah produk pupuk organik berbentuk granul yang dihasilkan dari bahan baku limbah sawit.