Garuda ambil alih rute penerbangan Indonesia Timur milik Merpati

Garuda masih menunggu lampu hijau dari Kementerian Perhubungan.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Garuda ambil alih rute penerbangan Indonesia Timur milik Merpati
Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Berhentinya sementara operasional Merpati Nusantara Airlines (MNA) dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan lain. Salah satunya PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Maskapai penerbangan nasional ini cukup tertarik menggarap beberapa rute penerbangan milik Merpati.

Direktur Utama GIAA Emirsyah Satar mengaku, rute penerbangan yang diminati Garuda dari Merpati adalah rute-rute penerbangan ke wilayah Indonesia Timur.

"Walau kita 3,6 persen (saham di Merpati) kita tidak intervensi. Apapun yang kita lakukan harus menambah nilai buat Garuda. Ada beberapa rute yang mau kita ambil. Wilayah Timur," kata Emir di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/3) malam.

Direktur Sale dan Marketing PT Garuda Indonesia Tbk Erik Meijer menambahkan, perseroan mendapatkan tawaran dari Kementerian Perhubungan untuk terbang ke wilayah timur Indonesia yang selama ini lebih didominasi Merpati.

"Sorong, Timika, rute-rute yang ditawarkan oleh Kemenhub itu adalah rute-rute dengan pesawat kecil, pesawat kita paling kecil 70 penumpang," jelas Erik.

Meski demikian, perseroan tengah mengusahakan izin pengelolaan rute-rute tersebut. "Sudah sebulan lalu, sekarang kita dalam proses peroleh izin itu," imbuh Erik.

Rekomendasi