PT Bank OCBC NISP Tbk berencana menerbitkan obligasi tahun ini. Direktur Utama NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, rencananya perseroan akan menerbitkan obligasi pada paruh pertama tahun ini.
"Kita punya rencana terbitkan obligasi tahap dua. Rencana awal mungkin paruh pertama, kita lihat kondisinya seperti apa," kata Parwati di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (7/3).
Parwati mengatakan, perseroan masih memiliki ruang untuk menerbitkan obligasi sebesar Rp 3 triliun. Namun, perseroan masih belum memutuskan akan diterbitkan secara langsung atau secara bertahap.
Faktor utama yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh perseroan adalah kondisi perekonomian domestik dan global. "Memang kita harus cermati juga kondisi luar. Belum tentu juga kok. Nilainya kita masih bisa Rp 3 triliun lagi sih. Bertahap atau sekaligus kita masih lihat peluang pasar, ungkap Parwati.
Rencananya, dana dari penerbitan obligasi tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk membantu ekspansi bisnis perseroan melalui sektor kredit. Untuk permodalan, Parwati mengaku, perseroan masih memilki rasio kecukupan modal (CAR) jauh di atas batas yang ditentukan BI sebesar 8 persen.
“Semuanya untuk pendanaan, maksudnya untuk kredit. Modal kan kita sudah right issue tahun lalu kuartal empat. CAR-nya juga kan sekarang masih 19 persen,” tutup Parwati.