OCBC NISP kejar pertumbuhan DPK 20 persen

Caranya dengan menambah nasabah lewat program e-channel. Total dana kelola perseroan kini Rp 68 T.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
OCBC NISP kejar pertumbuhan DPK 20 persen
OCBC NISP. ©2012 Merdeka.com

PT OCBC NISP Tbk (NISP) mematok target penggunaan layanan e-channel meningkat dua kali lipat tahun ini. Layanan e-channel meliputi internet banking, mobile banking dan ATM.

Consumer Strategy and Marketing Division Head OCBC NISP Andreas Kurniawan mengungkapkan, nasabah OCBC NISP yang memanfaatkan layanan tersebut relatif masih sedikit.

"Penetrasi masih kurang dari 10 persen dari total customer kita. Room untuk growth masih besar," kata Andreas di Kantor Pusat OCBC NISP, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/3).

Saat ini, jumlah nasabah OCBC NISP sebanyak 1,6 juta, dengan demikian pengguna e-channel perseroan masih kurang dari 160.000 nasabah.

Untuk mendongkrak penggunaan e-channel, perseroan tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi atau perusahaan telko.

Andreas menjelaskan, kerja sama dengan perusahaan telko tersebut diupayakan tidak hanya untuk mendongkrak penggunaan e-channel, melainkan juga untuk meningkatkan penetrasi perbankan ke seluruh pelosok Tanah Air.

"Kita lebih ke arah integrasinya dari sisi fasilitas dan juga dari sisi menjangkau customer, jadi ada sinergi, terutama yang belum punya bank, yang belum terjangkau bank. Kan pasti orang yang di desa saja sudah punya telepon, pasti akan bisa punya relationship dengan bank, bisa kita fasilitasi. Kurang lebih konsepnya seperti branchless banking," jelas Andreas.

Perseroan mematok pertumbuhan pengguna layanan e-channel hingga dua kali lipat tahun ini. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan dana kelolaan (DPK) terutama dari sisi tabungan. "DPK kita target tumbuh 15-20 persen. Savingnya saja tumbuh 30 persen," ungkap Andreas.

Saat ini, total dana kelolaan OCBC NISP adalah sebesar Rp 68,9 triliun. Perseroan memilih strategi mengoptimalkan jumlah ATM yang ada, dengan demikian tahun ini perseroan hanya akan membuka ATM di tempat-tempat strategis, di kantor cabang atau sesuai permintaan.

Rekomendasi