Masih merugi, Pertamina diminta sabar salip Petronas

"Pertamina keseluruhan ini untung namun cita cita untuk jadi kebanggaan harus lebih sabar dulu."

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Masih merugi, Pertamina diminta sabar salip Petronas
Pertamina. Merdeka.com/Imam Buhori

Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT Pertamina bersabar untuk menyalip Petronas Malaysia di deretan perusahaan energi dunia. Soalnya, Pertamina masih rugi dalam berbisnis elpiji nonsubsidi.

"Pertamina seperti yang diinginkan masyarakat dan direksinya ingin mengalahkan Petronas. Tapi sekarang kita harus lebih bersabar dulu," ucap Dahlan saat ditemui di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (6/1).

Menurut Dahlan, secara keseluruhan, Pertamina masih menangguk untung. Hanya, di bisnis elpiji Pertamina rugi, karena menjual elpiji nonsubsidi dibawah harga pokok produksi.

Tahun ini, kerugian Pertamina diperkirakan mencapai Rp 6,5 triliun. Soalnya, Pertamina atas desakan pemerintah hanya menaikkan harga elpiji 12 kilogram sebesar Rp 1.000 per kilogram.

Padahal, per 1 Januari lalu, Pertamina sudah memberlakukan penaikan harga elpiji 12 kilogram sebesar 68 persen atau sekitar Rp 3.500 per kilogram.

"Pertamina keseluruhan ini untung namun cita cita untuk jadi kebanggaan harus lebih sabar dulu."

Rekomendasi