Hadapi pasar bebas, BI proteksi perbankan lokal dengan QAB

BI akan memperhitungkan jumlah bank asal satu negara yang sudah beroperasi di Indonesia.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Hadapi pasar bebas, BI proteksi perbankan lokal dengan QAB
Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Kendati pasar bebas ASEAN untuk sektor keuangan akan dibuka pada tahun 2020 mendatang, Bank Indonesia (BI) akan membatasi invasi bank-bank asal negara tetangga ke Tanah Air dengan penerapan Qualified ASEAN Bank (QAB).

Asisten Gubernur Bank Indonesia Mulya E. Siregar mengatakan, BI akan memperhitungkan jumlah bank asal satu negara yang sudah beroperasi di Indonesia sebagai penentu keikutsertaan dalam QAB.

"Kalau bicara QAB itu kan ada beberapa persyaratan, jadi kita sepakati dulu secara multilateral apa saja sih syarat sebagai QAB, misalnya dia katakan tiga bank teratas di negaranya, dia harus ASEAN indigenous (asli atau pribumi) bank atau bank yang memang asli ASEAN, tidak boleh misal Citibank Singapura itu tidak," kata Mulya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (11/10).

Mulya mengatakan, pembahasan QAB saat ini sudah sampai tahap guideline atau panduan untuk bisnis. Langkah berikutnya adalah tindak lanjut pembahasan ke level gubernur bank-bank sentral se-ASEAN yang akan dilakukan sekitar bulan November atau Desember.

Kendati syarat-syarat QAB disepakati secara multilateral, lanjut Mulya, namun penerapannya untuk bank yang hendak masuk ke negara lain itu dilakukan secara bilateral. Realisasinya membutuhkan kesepakatan di antara kedua bank sentral. Selain itu, Mulya mengatakan, ada syarat-syarat tambahan yang bisa dimasukkan untuk kesepakatan bilateral ini.

"Di situlah negosiasi terjadi. Tapi satu hal yang penting adalah kita akan menghitung existing bank (asal satu negara tertentu) yang ada di sini sebagai penentu. Dia menentukan QAB dari luar. Misalnya existing bank dari luar (satu negara ASEAN) ada 3, ya dia jangan kirim QAB kalau kita belum nemu 3 (ke negara asal tiga bank tersebut)," tutup Mulya.

Rekomendasi