Ikut proyek monorail, INKA bangun bengkel Rp 100 miliar

INKA akan membangun dua pabrik pengolahan untuk monorail di Malang.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Ikut proyek monorail, INKA bangun bengkel Rp 100 miliar
Peluncuran monorail di Madiun. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Untuk memenuhi pesanan monorail konsorsium BUMN, PT Industri Kereta Api (INKA) akan membangun dua bengkel monorail di kantornya di Madiun, Jawa Timur. Dua bengkel (workshop) ini akan dibangun dengan luas masing-masing 6.000 meter (m2) dan 3.000 m2.

GM Transportasi Perkotaan INKA Zenij Suprijono menjelaskan bengkel tersebut sebagai modal awal untuk memproduksi kereta monorel. Pembangunan workshop inipun telah dimulai sejak Januari 2012.

"Bulan depan tempat workshop tersebut dapat dipakai. Biaya pembangunannya sekitar Rp 100 miliar," ujar Zenij kepada wartawan di Madiun, Jawa Timur, Senin (6/5).

Pihak INKA juga mengaku telah menyiapkan crane untuk bengkel tersebut, dan perusahaan pelat merah tersebut juga sudah punya permesinan. Dengan demikian, bengkel tersebut bisa langsung digunakan untuk perakitan monorail.

"Jadi nanti di tempat workshop semua perakitan monorel akan dilakukan di sana," jelasnya.

Di tempat yang sama Menteri BUMN Dahlan Iskan memuji PT INKA yang sekarang sudah jauh maju. Dulu, menurut Dahlan INKA ada perusahaan yang susah dan semuanya berserakan. "Sekarang INKA sudah jauh lebih maju," ucap Dahlan.

INKA adalah salah satu perusahaan BUMN yang ikut dalam konsorsium BUMN proyek monorail BUMN. INKA mendapat 3 pesanan proyek monorail BUMN yaitu monorail Bekasi - Cawang, Cibubur - Cawang, Cawang- Kuningan, dan monorail Bandara Soekarno-Hatta serta monorail untuk Pelabuhan Tanjung Perak untuk mengangkut kontainer.

Rekomendasi