Setelah menyatakan minatnya untuk membeli 90 persen PT Jakarta Monorail, perusahaan investasi yang terdaftar di bursa Singapura Ortus Holdings mengatakan telah menyediakan dana untuk PT Jakarta Monorail. Direktur Bisnis Ortus Holdings Banyu Biru Djarot menyatakan telah menyiapkan USD 1 miliar (Rp 9,6 triliun).
"Kami manage USD 1 miliar. Kami tujuannya membantu menyukseskan program Jokowi dan terutama menguraikan kemacetan," ujar Banyu Biru kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2).
Sejumlah uang tersebut, lanjut Banyu, akan didapatkan dari internal perusahaan. "Nilainya masih tahap penghitungan akhir," kata dia.
Sebelumnya, Ortus Holdings sudah menyatakan keinginannya untuk mengakuisisi 90 persen saham PT Jakarta Monorail.
Dengan begitu, niat Kalla Group menguasai perusahaan pembangun monorail tersebut telah kandas.
Saat ini saham Jakarta Monorail masih dikuasai oleh konsorsium PT Indonesia Transit Central (ITC). ITC menguasai 91 persen saham perusahaan tersebut. Sementara sisanya salah satunya dimiliki oleh perusahaan pelat merah, Adhi Karya sebesar 7,65 persen.
Konsorsium ITC terdiri dari tiga perusahaan yakni Adhi Karya, PT Global Profex Sinergy dan PT Radiant Utama. DI ITC, Adhi Karya menjadi penguasa dengan saham sebesar 24,57 persen. Dengan demikian, total saham Adhi Karya di Jakarta Monorail menjadi sekitar 30 persen. Saham Adhi Karya tersebut, kata Bovanantoo yang akan dibeli oleh Kalla Group.