Kenapa Dahlan bisa selamat dari kecelakaan uji coba Tucuxi?

Tucuxi didesain sesuai dengan persyaratan tabrakan di Amerika Serikat (NHTSA) dan Eropa (Euro-NCAP).

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Kenapa Dahlan bisa selamat dari kecelakaan uji coba Tucuxi?
Tucuxi kecelakaan. ©2013 Merdeka.com

Kondisi mobil listrik Tucuxi sangat parah saat menabrak tebing di daerah Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Bagian luarnya hancur berantakan, kaca bagian depan dan atas mobil sekelas Ferrari ini pecah tak tersisa.

Tapi, sang pengemudi yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak tergores atau mengalami luka-luka. Masyarakat tentu bertanya-tanya, dengan kondisi mobil yang hancur, kenapa Dahlan tidak mengalami luka serius? Danet Suryatama, si pencipta mobil listrik menjelaskan alasannya.

Dia mengatakan, meski tim kupu-kupu malam berhasil membongkar mobil tersebut, satu hal yang tidak mampu diubah adalah struktur sistem dari mobil listrik Tucuxi.

Tucuxi mempunyai sistem struktur yang terdiri dari crush zone (zona ringsek) dan safe zone (zona aman).

"Crush zone berfungsi menyerap energi kinetik tabrakan dengan menjadi ringsek saat menyalurkan energi tabrakan ke struktur lain. Safe zone sebaliknya berfungsi secara kaku menahan segala tegangan dari tabrakan," jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Minggu (13/1).

Danet menambahkan, Tucuxi memiliki bodi yang terbuat dari serat karbon atau aramid carbon fiber dan sebagian struktur baja. Atap kendaraan sengaja dibuat dari kaca.

"Tujuannya, ketika terjadi tabrakan kaca akan pecah berkeping-keping untuk melindungi penumpang dari terhimpit atap," katanya.

Sebaliknya, struktur space frame Tucuxiyang terbuat dari baja stainless berkekuatan tinggi mampu melindungi penumpang serta baterai dari himpitan kendaraan. Itulah penjelasan logis dari Danet kenapa Dahlan tidak terluka saat terjadi kecelakaan yang parah.

"Kami mendesain sistem struktur Tucuxi sesuai dengan persyaratan tabrakan di Amerika Serikat (NHTSA) dan Eropa (Euro-NCAP)," tegasnya.

Rekomendasi