Pemerintah menyatakan target penerimaan pajak sebesar Rp 1.031 triliun dapat dicapai meski keadaan perekonomian dunia masih krisis. Langkah ekstensifikasi dan intensifikasi sebagai cara untuk mengejar target tersebut. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan potensi wajib pajak yang belum tergali di Indonesia masih sangat besar. Hal ini dikarenakan kesadaran untuk membayar pajak masyarakat masih rendah.Upaya pemerintah melalui cara ini terlihat pada program sensus pajak yang saat ini tengah berlangsung. "Bentuk enforcementnya yang akan ditingkatkan," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (8/1).Kementerian Keuangan, terus melakukan langkah intensifikasi di mana perbaikan internal digalakan di tubuh Direktorat Jendral Pajak. Langkah ini terbukti cukup sukses terlihat dari capaian peningkatan PPN pada tahun lalu."PPN itu ketika diperbaiki ternyata bisa meningkat di atas 30 persen. Jadi sebelumnya kecenderungan turun tak penuhi target, tapi setelah perbaiki sistem, disiplin dan integritas tinggi langsung membaik.".Keyakinan Menkeu akan tercapainya target pajak, didasari capaian penerimaan pajak setiap tahunnya, yang selalu tumbuh positif. Pada 2011 pertumbuhan penerimaan pajak mampu mencapai angka 18,5 persen dan di 2012 pada angka 12,5 persen.Dia menegaskan potensi pembayar pajak perorangan maupun badan masih sangat besar. Saat ini yang baru tergali hanya 14 persen. "Itu yang harus ditingkatkan. Kalau sudah ditingkatkan jumlah wajib pajak dan ketaatan membayar pajak kita melihat peluang yang besar sekali di daerah intensifikasi," katanya.
Menteri Agus cari celah kejar target pajak Rp 1.031 triliun
"PPN itu ketika diperbaiki ternyata bisa meningkat di atas 30 persen," katanya.
Advertisement
Rekomendasi