Laba Askes tak capai target

Askes mengklaim kepuasan pelanggan naik dibandingkan tahun lalu.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Laba Askes tak capai target
asuransi. igiftblog

PT Askes (persero) mencatatkan penurunan laba pada kuartal III 2012 menjadi Rp 966,77 miliar. Angka ini hanya 57,71 persen dari target perusahaan yang sebesar Rp 1,4 triliun.

Walaupun demikian, Direktur Utama PT Askes I Gede Subawa membantah kinerja perseroan turun. Dia mengklaim yang jadikan tolak ukur kesuksesan kinerja perseroan dari indeks kepuasan peserta, dan bukan dari perolehan laba.

"Kami sering mendapat penilaian sama dengan asuransi komersial lainnya. Padahal berbeda, pelayanan kami meningkat, kami tidak bisa menaikkan premi sedangkan karena pelayanan naik, banyak orang yang memanfaatkan itu," kata I Gede Subawa dalam Media Gathering PT Askes di Jakarta, Rabu (26/12).

Menurutnya bila dilihat dari indeks kepuasan peserta Askes sendiri, tahun lalu naik dari 83 persen menjadi 84 persen. Tahun ini I Gede memperkirakan indeks kepuasan peserta akan mencapai 88 persen. Naiknya indeks kepuasan peserta dilatarbelakangi upaya perseroan dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap peserta Askes.

"Kalau indeks kepuasan meningkat, peserta akan membeli lebih banyak produk dan demain juga akan meningkat," ucapnya.

Pada kuartal III 2012, pendapatan premi konsolidasi perseroan pada mencapai Rp7,71 triliun atau naik 15,61 persen dari periode yang sama 2011. Pencapaian premi ini sudah mencapai 72,32 persen dari RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan)

Sementara dari sisi pendapatan investasi konsolidasi mencapai Rp790,91 miliar (60,62 persen dari RKAP) atau meningkat 67,70 persen dari triwulan 3-2011. Namun dari sisi laba bersih konsolidasi, Perseroan mencatatkan penurunan dibanding triwulan 3-2011 menjadi Rp 966,77 miliar (57,71 persen dari RKAP)

"Hal ini disebabkan terjadinya peningkatan realisasi biaya pokok (pelayanan kesehatan) dari tahun sebelumnya," tambahnya

Meningkatnya biaya pelayanan kesehatan tersebut, tambahnya, disebabkan cukup banyak peserta yang memanfaatkan pelayanan jaminan kesehatan Askes. "Ini tidak lain karena kami ingin menekankan pada optimalisasi pelayanan bagi peserta Askes," tutupnya.

Rekomendasi