Indonesia dan Malaysia akan tingkatkan perdagangan di 2015

Di tahun 2015 nanti, perdagangan antara Indonesia-Malaysia akan meningkat dua kali lipat menjadi USD 30 miliar.

Ririn Radiawati
Oleh Ririn Radiawati - Reporter
Indonesia dan Malaysia akan tingkatkan perdagangan di 2015
SBY bertemu PM Malaysia. rumgapres/abror rizki

Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Malaysia telah membuahkan hasil. Kedua negara telah berkomitmen untuk menaikkan volume perdagangan bilateral menjadi USD 30 miliar (Rp 289 triliun) di tahun 2015 nanti.

Meskipun terlihat ambisius, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak, mengaku kedua negara optimis akan mencapai target tersebut. Pasalnya, kedua negara yang bertetanggaan tersebut masih tumbuh dengan optimal.

"Ini adalah target yang ambisius, menggambarkan keseriusan kedua pemerintahan untuk menempa kolaborasi ekonomi kedua negara," ujar dia saat melakukan konferensi pers dengan SBY di Malaysia seperti yang dikutip dari kantor berita Bernama, Rabu (19/12).

Najib yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan Malaysia mengatakan bahwa kedua belah pihak setuju untuk menghilangkan tarif-tarif yang menghambat kegiatan perdagangan antara Indonesia-Malaysia sehingga volume perdagangan bisa terakselerasi. "Jika kita bisa menghilangkan non-tariff barrier, tentu kita akan bisa meningkatkan perdagangan bilateral," ujar dia.

Sepanjang Januari-Oktober, perdagangan antara kedua negara naik sebesar USD 1 miliar menjadi USD 15,9 miliar (Rp 153 triliun).

Sebelumnya, Malaysia dan Indonesia telah melakukan pertemuan bilateral yang merupakan bagian dari Konsultasi Tahunan ke-9 Malaysia-Indonesia.

Rekomendasi