Di saat perusahaan-perusahaan makin gencar mengalokasikan anggarannya untuk memperbesar belanja modal (capital expenditure/capex), kondisi sebaliknya justru terjadi di PT United Tractors.
Direktur Keuangan PT United Tractors Tbk (UNTR) Gideon Hasan menyebutkan, anggaran belanja modal mengalami penurunan cukup signifikan. Dari USD 650-700 juta tahun ini, menjadi USD 300 juta.
"Capex tahun depan diperkirakan USD 300 juta dari capex tahun ini sebesar USD 650 juta, hal ini disebabkan harga komoditas global,"ujar saat press conference Investor Summit 2012, Jakarta, Kamis (28/11).
Dia menjelaskan, beberapa klien perusahaan banyak menghentikan kontrak armada alat produksi traktor. Langkah ini diambil lantaran perusahaan tambang banyak yang menurunkan produksinya. Klien yang tidak melakukan ekspansi berdampak pada penurunan kebutuhan alat produksi.
Sementara itu, untuk pendapatan bersih segmen usaha mesin konstruksi turun 5 persen.