Peraturan Bank Indonesia yang diterbitkan Juni lalu tentang batas minimum agunan 70 persen untuk penjualan properti dan kendaraan bermotor roda empat komersil disinyalir tidak berpengaruh terhadap penjualan mobil dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012.
Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rio Sanggau menyatakan penjualan produknya malah mengalami peningkatan. Dia menyatakan ada beberapa faktor yang membuat penerapan aturan DP dari pemerintah belum mempengaruhi penjualan.
"Pada Juni cukup banyak yang membeli, menjelang Lebaran permintaan juga semakin meningkat, ditambah kesadaran konsumen bahwa Bank Syariah belum dikenai aturan DP 30 persen," ujarnya di sela-sela pameran IIMS, JIExpo, Kemayoran, Minggu (30/9).
Daihatsu mengaku penjualan masih sesuai target. "Per Agustus kemarin penjualan kita 10.252 unit, target bulan ini termasuk dari ajang IIMS 2012 mencapai 13.000, jadi saya nggak tahu aturan DP akan berpengaruh atau tidak," papar Rio.
Rio menilai pasar mobil Indonesia masih akan terus berkembang. Saat ini pasar potensi pembeli mobil baru 14 juta. Sehingga rasionya, satu mobil masih digunakan oleh 22 keluarga. Dia mengaku segmen Ayla juga akan bertumbuh dua kali lipat. Tapi dia tidak menampik jika nanti akan ada pemain yang lain dalam pasar mobil murah.
Terkait Daihatsu Ayla, Rio mengaku optimis mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) itu bakal diterima pasar, namun konsumen butuh waktu.
"Ayla kami perkirakan bakal mendorong pertumbuhan pasar mobil hampir dua kali lipat, tapi yang akan main di segmen mobil LCGC kan juga banyak, sehingga butuh waktu," ujarnya.