Bosowa tambah kapasitas pabrik semen di Maros

Total investasi yang akan ditanamkan untuk penambahan kapasitas tersebut sebesar Rp 4 triliun.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Bosowa tambah kapasitas pabrik semen di Maros
Semen. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

PT Bosowa Corporindo berencana untuk menambah kapasitas pabrik semen di Maros, Sulawesi Selatan sebesar 3 juta ton dari sebelumnya 1,8 juta ton. Dengan penambahan kapasitas tersebut, secara keseluruhan, Bosowa bisa menaikkan kapasitas produksi total hingga 9 juta ton di tahun 2013.

Presiden Direktur Erwin Aksa pagi ini menyambangi Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dia mengaku kunjungan ini untuk memuluskan rencana ekspansi pabrik semen anyar mereka di Maros, Sulawesi Selatan, serta meminta Menteri MS Hidayat hadir dalam acara peletakan batu pertama November mendatang.

Erwin menyatakan pembicaraan dengan pihak Kemenperin belum membahas investasi lain mereka yang berada di Banyuwangi.

"Di Maros tahun ini kita akan tambah (kapasitas produksi) 3 juta ton. November groundbreaking, proyeksi 20 bulan selesai, jadi kunjungan ini adalah laporan ke menteri dan meminta agar beliau hadir saat ground breaking." ujarnya saat ditemui di Kemenperin, Jakarta, Senin (16/9).

Bosowa mengaku telah merampungkan semua persiapan, termasuk izin dari Direktorat Jenderal Industri Manufaktur Kemenperin serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Izin sudah fix, lokasi sudah ada, site preparation sudah. Dari BKPM tak ada masalah. Tinggal konstruksi, nama proyeknya semen Bosowa Extension Nine Dua, " kata Erwin.

Untuk ekspansi ini Bosowa menyiapkan investasi mencapai Rp 4 triliun. Pabrik di Maros bakal menjadi pusat produksi semen setengah jadi (clinker) yang kemudian akan dikirim ke daerah untuk digiling menjadi semen. Diperkirakan proyek ini bakal menyerap lebih dari seribu pekerja, baik di pabrik maupun dari proyek luar.

Pria yang pernah menjabat ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu menilai proyek Maros dan beberapa rencana ekspansi lainnya di Banyuwangi dan Batam, secara signifikan meningkatkan kapasitas produksi tahun depan.

Bosowa mempunyai beberapa pabrik semen antara lain di Maros dan Batam. Tahun ini, ujar Erwin, Bosowa memproduksi 3,5 juta ton. Tahun depan, terdapat rencana tambahan produksi di pabrik baru Banyuwangi sebesar 1,5 juta ton, Maros 5,5 juta ton dan Batam 1,5 juta ton. "Jadi hampir 9 juta," kata dia dia.

Jumlah itu dinilai masih belum memenuhi permintaan pasar dalam negeri yang terus meningkat. Berdasarkan pengamatan Erwin, permintaan semen selalu bertumbuh rata-rata 8 persen hingga 9 persen per tahun.

Rekomendasi