Pemerintah persiapkan pertahanan hadapi krisis Eropa

Pemerintah akan menyiapkan insentif fiskal untuk menarik para investor ke Indonesia.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Pemerintah persiapkan pertahanan hadapi krisis Eropa
krisis ekonomi. shutterstock

Pemerintah pesimis krisis Eropa akan pulih dalam waktu singkat. Saat ini pemerintah telah bersiap membuat kebijakan antisipasi dampak krisis yang disinyalir akan berlangsung hingga akhir tahun.

Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan pemerintah tidak ingin optimis ekonomi dunia akan pulih cepat sehingga terlena. "Dari pada kita terjebak dan berharap ikut gonjang ganjing dengan perkembangan di Eropa," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (2/8) malam.

Dia mengungkapkan langkah antisipasi pemerintah adalah menetapkan target pertumbuhan realistis tahun mendatang di posisi terendah. Asumsi makro pertumbuhan ekonomi 2013 ditetapkan 6,8 hingga 7,2 persen. "Dari pada berharap-harap cemas mengenai perkembangan di tempat lain dan taruh angka terlalu tinggi kemudian tidak terdeliver," tuturnya.

Pemerintah, menurutnya, berharap kebijakan insentif pajak seperti tax holiday dan tax allowance akan menarik investor lebih banyak lagi ke dalam negeri. Diharapkan sektor investasi menjadi salah satu penopang pertumbuhan di tahun mendatang selain dari konsumsi domestik. "Kalau tax alowance sudah banyak kalau tax holiday lagi proses," ujarnya.

Rekomendasi