Mandiri jamin keamanan transaksi kartu

Bank Mandiri mengaku telah menerbitkan lebih dari 9 juta kartu debit dan 2,5 juta kartu kredit.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Mandiri jamin keamanan transaksi kartu
kartu debit. shutterstock

Bank Mandiri mengklaim terus melakukan pengembangan keamanan transaksi keuangan yang menggunakan kartu. Perusahaan pelat merah menerapkan aspek manajemen risiko dan keamanan dalam upaya mengembangkan bisnis dengan mengeluarkan dana USD 1 juta untuk mengembangkan kartu debit chip.

Direktur Risk Management Bank Mandiri Sentot A Sentausa mengatakan perseroan akan tetap fokus melakukan upaya mitigasi dan keamanan transaksi sejak memulai kerjasama dengan visa International untuk menerbitkan kartu kredit. Perseroan menerapkan electromagnetic compatibility (EMV) untuk electronic data capture (EDC) dan kartu kredit berbasis chip serta penerapan terminal line encryption untuk menjaga keamanan data nasabah, penerapan verified by visa untuk menjaga keamanan transaksi e-commerce.

"Kami memberikan pelatihan dan edukasi kepada pegawai dan masyarakat serta memperbaiki proses bisnis, membangun dan mengembangkan sistem deteksi dini untuk transaksi menggunakan kartu debit dan kredit, serta  layanan e-channel termasuk EDC dan ATM," katanya.

Bank Mandiri mengaku telah menerbitkan lebih dari 9 juta kartu debit dengan pertumbuhan transaksi hingga 34,2 persen. Sementara untuk kartu kredit sampai Mei, paling tidak 2,5 juta kartu telah dikeluarkan dengan jumlah transaksi mencapai 9,5 juta transaksi senilai Rp 6,7 triliun. 

Dia mengatakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan transaksi kartu debit dan kredit,perseroan telah bekerja sama dengan lebih dari 94 ribu merchant dan dari 106 ribu EDC. Paling tidak, hingga Mei, transaksi melalui EDC Bank Mandiri mencapai lebih dari 20,5 juta transaksi dengan nilai Rp 18,1 triliun. "Perseroan berhasil menekan tingkat fraud loss transaksi," akunya. 

Rekomendasi