Sepanjang periode Januari-Maret 2012, PT Bank Mandiri telah mengucurkan pembiayaan untuk pembangunan sektor infrastruktur yang nilainya mencapai Rp 35,7 triliun.
Nilai tersebut meningkat 29,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat hanya Rp 27,68 triliun. Direktur Coorporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan, dari total portofolio sektor infrastruktur tersebut pembiayaan untuk pembangunan jalan tol mencapai Rp 11,02 triliun.
"Angka ini tumbuh 10 persen dari penyaluran pada Maret 2011 yaitu Rp 10,2 triliun," ungkap Fransisca dalam penandatanganan kredit sindikasi di BRI, Jakarta, Jumat (1/6),
Beberapa ruas tol yang memperoleh pembiayaan dari Bank Mandiri antara lain adalah ruas Tangerang - Merak, ruas Cinere - Jagorawi, ruas Semarang - Solo, ruang Bogor Ring Road dan beberapa ruas lainnya di sekitar kota Jakarta.
Mandiri kembali menandatangani kredit sindikasi pembiayaan ruas ToL Gempol-Pasuruan. Kredit sindikasi ini mencapai Rp 1,937,6 triliun, di mana porsi Mandiri dalam kredit sindikasi ini adalah Rp 702,187 miliar.
Kredit sindikasi ini terdiri dari empat bank pelat merah yaitu Bank BRI, Mandiri, Bank BNI serta Bank Jatim. Dengan rincian, Bank BRI Rp 438,8 miliar, Bank Mandiri Rp 702,1 miliar, Bank BNI Rp 614,4 miliar dan Bank Jatim Rp 182,1 miliar.