Vale fokus tingkatkan kapasitas produksi

Pada kuartal pertama tahun ini, Vale Indonesia telah menghabiskan sebesar USD 42 juta.

Salim Faozan Kartasentika
Vale fokus tingkatkan kapasitas produksi
Tambang Nikel. merdeka.com/a2.sphotos.ak.fbcdn.net

Perusahaan tambang Nikel, PT Vale Indonesia menyatakan akan lebih fokus untuk peningkatan kapasitas produksi nikel tahun ini.

Sementara pada kuartal pertama, perseroan telah menghabiskan sekitar USD 42 juta dari total anggaran belanja modal tahun ini.

Presiden Direktur Vale Indonesia, B. Irmanto mengatakan, selain untuk penambahan kapasitas produksi, dana tersebut juga digunakan untuk efisiensi biaya. Beberapa caranya adalah dengan menjalankan sejumlah proyek dan inisiatif seperti OMIP (Operations and Maintenance Improvement Program) dan CCP (Coal conversion Project).

"Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta meningkatkan efisiensi biaya dan penghematan," ujarnya.

Sepanjang kinerja perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini, perseroan mengalami penurunan laba bersih yaitu menjadi USD 3,8 juta dibanding periode yang sama pada tahun 2011 sebesar USD 111,9 juta. Selain itu, penjualan bersih perseroan juga mengalami penurunan menjadi USD 197,0 juta dari USD 322,4 juta.

"Penurunan laba bersih Perseroan ini disebabkan oleh faktor produksi dan harga," ujarnya.

Tak hanya itu, total produksi Nikel dalam matte juga menurun, menjadi USD 12,43 miliar dari periode yang sama tahun 2011 sebesar USD 16,50 miliar.

Selama kuartal pertama tahun ini, harga Nikel di bulan Januari 2012 mengalami kenaikan dan kemudian turun setelahnya sampai akhir triwulan. Harga realisasi rata-rata menurun sebesar 24 persen dari USD 20.246 per metrik ton pada triwulan pertama 2011 menjadi USD 15.470 per metrik ton selama kuartal pertama 2012. Sedangkan dibandingkan dengan kuartal empat 2011, harga realisasi rata-rata sedikit lebih tinggi.

Rekomendasi