Brasil ajak Indonesia produksi etanol

Pembangunan industri etanol sebagai salah satu cara pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Brasil ajak Indonesia produksi etanol
Gedung Kementerian Perekonomian. /.merdeka.com. Iman Buchori.

Pemerintah Brasil mengajak indonesia untuk beralih pada bahan bakat nabati atau etanol dengan membangun kerjasama koorporasi pembangunan industri etanol sebagai salah satu cara pengurangan subsidi."Jadi bayangkan kalau Brasil dan Indonesia bisa join untuk bidang ini. BBM untuk motor pakai ethanol lebih murah, tidak perlu subsidi, dan menyerap banyak tenaga kerja," ujar Duta Besar Brasil untuk Indonesia, Paolo Roberto Suarez saat di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Rabu (14/3).Dia menilai langkah tersebut akan sebagai solusi pengurangan subsidi pada bahan bakar minyak (BBM) karena jauh lebih murah serta ramah lingkungan."Indonesia selama ini belum mengembangkan industri yang bergerak pada bidang tersebut," katanya. Brasil akan meningkatkan investasinya untuk mengembangkan industri tersebut di Indonesia dan  di sektor pertambangan. Namun tampaknya Indonesia belum berniat memfokuskan diri pada produksi ethanol. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana, menyatakan untuk saat ini pemerintah tengah mengupayakan konversi BBM menuju bahan bakar gas (BBG)."Pemerintah akan mengupayakan kendaraan umum dapat menggunakan BBG. Persiapan untuk melancarkan usaha ini ialah membangun infrastruktur SPBG dan menyediakan konverter kit," ujar Menteri Arminda.Dia menegaskan hal tersebut sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM bersubsidi. "BBG itu kan lebih murah jatuhnya (harga) dengan demikian dia tidak ada tekanan untuk menaikan tarif. Kalau tarifnya tidak perlu naik maka konsumen ada alternatif ke angkutan umum," katanya.

Rekomendasi