PUPR Karawang Alokasikan Rp4 Miliar Lanjutkan Renovasi Stadion Singaperbangsa, Total Anggaran Capai Rp34 Miliar

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang kembali mengalokasikan Rp4 miliar untuk melanjutkan renovasi Stadion Singaperbangsa Karawang, menambah total anggaran yang telah mencapai puluhan miliar rupiah dan terus berjalan meski diwarnai dugaan masal

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PUPR Karawang Alokasikan Rp4 Miliar Lanjutkan Renovasi Stadion Singaperbangsa, Total Anggaran Capai Rp34 Miliar
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang kembali mengalokasikan Rp4 miliar untuk melanjutkan renovasi Stadion Singaperbangsa Karawang, menambah total anggaran yang telah mencapai puluhan miliar rupiah dan terus berjalan meski diwarnai dugaan masal (AntaraNews)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk melanjutkan renovasi Stadion Singaperbangsa. Alokasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas olahraga di wilayah tersebut. Pekerjaan lanjutan ini direncanakan untuk tahun 2026, menyusul beberapa tahapan renovasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, Rusman Kusnadi, menyatakan bahwa meskipun skalanya relatif kecil dibandingkan tahap sebelumnya, pekerjaan ini tetap penting. Anggaran tersebut tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap proyek ini. Renovasi ini diharapkan dapat memenuhi standar fasilitas yang lebih baik bagi masyarakat Karawang.

Secara keseluruhan, proyek renovasi Stadion Singaperbangsa telah menghabiskan anggaran puluhan miliar rupiah sejak beberapa tahun terakhir. Anggaran terbaru ini menambah total investasi yang signifikan untuk perbaikan dan pembangunan stadion kebanggaan Karawang. Namun, perjalanan renovasi ini juga diwarnai oleh berbagai tantangan dan dugaan masalah pada tahapan sebelumnya.

Anggaran Lanjutan untuk Penyempurnaan Stadion

Pada tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang mengalokasikan dana sebesar Rp4 miliar untuk melanjutkan pembangunan dan renovasi Stadion Singaperbangsa. Anggaran ini tercatat jelas dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) sebagai bagian dari rencana kerja pemerintah daerah. Meskipun detail jenis pekerjaan tidak disebutkan secara spesifik, alokasi ini ditujukan untuk membangun seluruh komponen stadion.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, Rusman Kusnadi, menegaskan bahwa pekerjaan lanjutan ini memiliki skala yang relatif kecil. Namun, hal tersebut tetap krusial untuk penyelesaian proyek secara menyeluruh. Fokus utama adalah pada penyempurnaan fasilitas yang mungkin belum tuntas atau memerlukan perbaikan lebih lanjut.

Alokasi dana ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan Stadion Singaperbangsa dapat berfungsi optimal. Diharapkan, dengan tambahan anggaran ini, segala kekurangan yang ada dapat segera teratasi. Tujuannya adalah menyediakan fasilitas olahraga yang representatif bagi warga Karawang.

Tahap Awal Renovasi dan Dugaan Masalah di Tahun 2024

Proyek renovasi Stadion Singaperbangsa telah dimulai beberapa tahun lalu dengan alokasi anggaran yang besar. Pada tahun 2024, sekitar Rp15 miliar dianggarkan untuk pembangunan dan renovasi stadion. Tahap awal pengerjaan ini dipercayakan kepada CV Putera Belko sebagai pelaksana.

Proyek ini juga melibatkan PT Prisma Karya Utama sebagai konsultan pengawas dan PT Simply Dimensi Indonesia sebagai konsultan perencanaan. Namun, renovasi tahap awal ini diduga mengalami masalah serius. Salah satu isu utama adalah keterlambatan penyelesaian pekerjaan dari jadwal yang telah ditetapkan.

Selain molornya waktu pengerjaan, kegiatan renovasi tahap pertama juga diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal. Contohnya, lintasan lari yang baru dirampungkan justru harus digunakan sebagai jalur keluar-masuk kendaraan proyek pada tahap berikutnya. Kondisi saluran air juga dilaporkan belum rampung sepenuhnya pada tahap pertama tersebut.

Proyek Tahap Kedua 2025 dan Pekerjaan yang Belum Tuntas

Setelah tahap pertama, pada tahun 2025 kembali dialokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk renovasi stadion. Proyek renovasi stadion tahap kedua ini memiliki lingkup pekerjaan yang cukup ambisius. Rencananya mencakup pembangunan ruang tambahan untuk cabang olahraga, perbaikan toilet, serta pemasangan kursi lipat di tribun barat.

Selain itu, pekerjaan juga meliputi pemasangan videotron untuk papan skor, pembangunan rest room atlet, serta pembaruan interior dan eksterior stadion. Material aluminium composite panel direncanakan untuk mempercantik tampilan stadion. Pelaksana proyek tahap kedua ini adalah CV Sexy Road Indo.

Namun, hingga pekerjaan berakhir, beberapa item penting dilaporkan tidak selesai. Pemasangan kursi lipat di tribun barat dan videotron untuk papan skor merupakan dua pekerjaan yang belum rampung. Lebih lanjut, CV Sexy Road Indo juga diduga meninggalkan masalah utang di warung dan menyisakan utang gaji pekerja, menambah daftar permasalahan dalam proyek renovasi ini.

Total Anggaran dan Tantangan Berkelanjutan

Dengan alokasi anggaran Rp4 miliar untuk tahun 2026, total dana yang telah dikeluarkan untuk renovasi Stadion Singaperbangsa mencapai sekitar Rp34 miliar. Angka ini merupakan akumulasi dari anggaran Rp15 miliar pada tahun 2024, Rp15 miliar pada tahun 2025, dan Rp4 miliar pada tahun ini. Investasi besar ini menunjukkan skala proyek yang signifikan.

Meskipun dua tahapan pekerjaan sebelumnya diduga bermasalah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang tetap melanjutkan pembangunan. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan proyek. Namun, tantangan terkait kualitas dan penyelesaian pekerjaan perlu menjadi perhatian serius.

Penting bagi pihak terkait untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan secara efektif dan efisien. Pengawasan yang ketat diperlukan agar permasalahan serupa tidak terulang di tahap-tahap berikutnya. Tujuannya adalah agar Stadion Singaperbangsa dapat menjadi aset kebanggaan Karawang yang berfungsi optimal dan bebas masalah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi