PT PP raih laba bersih Rp 990 miliar di Triwulan III-2017, tumbuh 75 persen

Senin, 30 Oktober 2017 18:31 Reporter : Saugy Riyandi
PT PP raih laba bersih Rp 990 miliar di Triwulan III-2017, tumbuh 75 persen konstruksi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan laba bersih Triwulan III-2017 sebesar Rp 990 miliar. Angka ini tumbuh sebesar 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 567 miliar.

Dengan pencapaian tersebut, marjin laba bersih PTPP di Triwulan III-2017 mencapai 7,2 persen dibandingkan 5,2 persen yang diraih di periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp 1,6 triliun di Triwulan III-2017. Angka ini tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,2 triliun.

Pencapaian ini merefleksikan marjin laba usaha PTPP sebesar 11,8 persen di Triwulan III-2017, lebih tinggi dibandingkan pencapaian sebesar 10,3 persen di Triwulan III-2016. Sementara, raihan kontrak baru Perseroan mendorong pendapatan konsolidasi untuk tumbuh sebesar 27 persen secara year-on-year. Pendapatan Triwulan III-2017 mencapai Rp 13,8 triliun dibandingkan pencapaian pendapatan sebesar Rp 10,8 triliun di Triwulan III-2016.

Laba Komprehensif Perseroan di Triwulan III-2017 ini sudah mencapai Rp 1,11 triliun. Di mana, sudah hampir sama dengan Laba Komprehensif Perseroan di akhir tahun 2016 sebesar Rp 1,15 triliun, atau tumbuh 69,9 persen terhadap Laba Komprehensif di Triwulan III 2016 sebesar Rp 658 miliar.

"Untuk meningkatkan efisiensi dan menjaga profitabilitas, Perseroan secara kontinyu menjaga keunggulan operasional dan meningkatkan kapasitas engineering,” ujar Tumiyana dalam keterangannya, Senin (30/10).

Per 30 September 2017, PTPP memiliki kas dan setara kas termasuk investasi jangka pendek sebesar Rp 6,4 triliun dengan total utang berbunga sebesar Rp 8,2 triliun dan modal sebesar Rp 12,5 triliun. EBITDA Perseroan di Triwulan III-2017 mencapai Rp 1,8 triliun, atau naik sebesar 45 persen secara year-on-year dibandingkan Rp 1,2 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

"Posisi keuangan yang sehat dan kuat akan mendukung terciptanya kapabilitas finansial yang lebih besar bagi PTPP untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia serta menciptakan sustainable growth dan meningkatkan values bagi para pemegang saham," katanya. [sau]

Baca juga:
Progres pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek baru 13 persen

Di UIN Jakarta, bos Jasa Marga lapor penerapan elektronifikasi capai 92,5 persen

Di Universitas Paramadina, bos RNI beberkan peran BUMN dalam pembangunan nasional

Cerita bos PGN di Unair, dari sejarah berdiri hingga melantai di bursa saham RI

Adhi Karya terima pembayaran pertama proyek LRT di Desember 2017

Layanan PLN peringkat 6 paling banyak diadukan, YLKI desak tingkatkan kompensasi

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PT Pembangunan Perumahan
  3. BUMN
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini