Profil Friderica Widyasari Dewi: Pejabat Pengganti Ketua DK OJK dengan Segudang Pengalaman

Kenali lebih dekat Profil Friderica Widyasari Dewi, sosok yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua DK OJK. Simak rekam jejak karirnya yang cemerlang di sektor keuangan!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Profil Friderica Widyasari Dewi: Pejabat Pengganti Ketua DK OJK dengan Segudang Pengalaman
Kenali lebih dekat Profil Friderica Widyasari Dewi, sosok yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua DK OJK. Simak rekam jejak karirnya yang cemerlang di sektor keuangan! (AntaraNews)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Penetapan penting ini diumumkan melalui keterangan tertulis pada Sabtu, 31 Januari, di Jakarta. Penunjukan ini menandai babak baru kepemimpinan di lembaga pengawas sektor keuangan Indonesia.

Friderica sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK. Peran barunya ini dipercaya akan membawa dampak positif bagi stabilitas dan perkembangan industri jasa keuangan nasional. Pengalaman luasnya di berbagai institusi keuangan menjadi modal berharga.

Pengumuman mengenai penetapan Friderica Widyasari Dewi disampaikan oleh Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan dan perlindungan konsumen OJK. Sektor jasa keuangan menantikan kontribusi signifikan dari kepemimpinan barunya.

Wanita kelahiran Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975 ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang ekonomi. Ia berhasil menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2001. Pendidikan tinggi Friderica tidak berhenti di sana, ia kemudian melanjutkan studinya di California State University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Business Administration pada tahun 2004.

Setelah menamatkan pendidikan S2, Friderica Widyasari Dewi memulai karirnya yang cemerlang di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2005. Dedikasinya mengantarkannya menjadi Direktur Pengembangan BEI selama periode 2009 hingga 2015. Pengalaman ini membentuk fondasi kuat bagi karir profesionalnya di pasar modal.

Friderica kemudian bergabung dengan self-regulatory organizations (SRO) lainnya, yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ia menduduki posisi Direktur Keuangan pada tahun 2015-2016, sebelum akhirnya terpilih sebagai Direktur Utama KSEI untuk periode 2016-2019. Peran ini semakin menegaskan kompetensinya dalam pengelolaan lembaga keuangan.

Melanjutkan perjalanan karirnya, Friderica Widyasari Dewi beralih ke salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor jasa keuangan. Ia dipercaya menduduki posisi Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas dari tahun 2020 hingga 2022. Kepemimpinannya di BUMN ini menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola entitas bisnis besar.

Setelah melalui proses fit and proper test yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI, Friderica terpilih menjadi Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK untuk periode 2022-2027. Sebagai ADK OJK, ia mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas dan integritas sektor jasa keuangan nasional. Penunjukan ini menjadi puncak dari perjalanan karir profesionalnya.

Sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica juga mengemban tugas penting lainnya. Ia menjadi Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) sejak tahun 2023. Sejak tahun yang sama, ia juga merupakan Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat, menunjukkan kontribusinya yang luas.

Selain aktif berkontribusi terhadap pengembangan sektor jasa keuangan domestik, Friderica Widyasari Dewi juga terlibat dalam berbagai organisasi keuangan internasional. Ia menjadi anggota Advisory Board of OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) serta Governing Council of International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet) sejak tahun 2022 hingga sekarang. Keterlibatannya ini menunjukkan pengakuan atas keahliannya di kancah global.

Friderica juga berpartisipasi aktif dalam penulisan buku-buku yang relevan dengan bidang keahliannya. Ia turut menulis buku “Pengawasan Market Conduct: A Game Changer” serta “Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi”. Karya tulis ini didukung oleh sertifikasinya sebagai Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang dikeluarkan oleh OJK pada tahun 2019.

Atas sederet portofolio dan karyanya yang mengesankan, Friderica Widyasari Dewi meraih sejumlah penghargaan bergengsi pada tahun 2025. Penghargaan tersebut meliputi Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services dari CNN Indonesia, BIG 40 Awards untuk kategori Consumer Protection Governance Strategist dari Bisnis Indonesia, serta The Most Outstanding Woman 2025 dari Infobank. Prestasi ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin wanita terkemuka di sektor keuangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi