PNM Buka Akses Nasabahnya Dapat Kredit Usaha Rakyat Perbankan

Rabu, 29 Mei 2019 14:59 Reporter : Dwi Aditya Putra
PNM Buka Akses Nasabahnya Dapat Kredit Usaha Rakyat Perbankan Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, soal kredit usaha rakyat. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM membuka peluang kerjasama dengan perbankan dalam pemberian akses permodalan usaha kepada nasabahnya melalui program kredit usaha rakyat (KUR). Ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan kapasitas usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dan tidak mungkin kami PNM sendirian meneruskan melanjutkan peningkatan ini, salah satunya kita sudah bekerja sama dengan perbankan untuk penyaluran KUR," kata Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (29/5).

Arief mengatakan nasabah yang bakal ditransfer ke program KUR nantinya merupakan nasabah dari program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang tidak menggunakan agunan. Dalam program KUR, PNM hanya berperan sebagai pihak yang mempertemukan antara nasabah dengan perbankan.

Adapun dana pinjaman berasal dari bank. Namun, pendampingan kepada pelaku usaha tetap dilakukan oleh PNM. "Supaya tidak ada sesuatu yang putus dalam program pendampingannya, KUR hanya dari sisi pendanannya. Nasabah dapat kesempatan mendapatkan dana murah," katanya.

Sebagai gambaran, Program Mekaar merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra-sejahtera dengan anggota 10 hingga 30 perempuan, dengan pembiayaan Rp 2 hingga Rp 5 juta yang selama ini diberikan bertahap tanpa jaminan.

Di sisi lain, untuk meningkatkan kapasitas nasabahnya Perseroan juga akan melakukan kerja sama dengan beberapa daerah yang memiliki kawasan geopark atau berpotensi wisata.

"Kita sedang mencari celah bagaimana masyarakat kebanyakan, masyarakat mekar ini kan masyarakat bawah yang sangat berpengaruh terhadap kondisi wisata atau geo park ini nah kita kerjasamakan," katanya.

Di samping itu, pihaknya juga membuka peluang menggandeng PT Pegadaian terkait program Bank Sampah milik Pegadaian. Menurutnya dengan program tersebut, para nasabah PNM dapat naik kelas. "Bagaimana sampah bisa menjadi tambahan tabungan si nasabah mekaar tambahan pendapatan," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Magetan, Jawa Timur, salah satunya untuk melihat perkembangan Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang telah diluncurkan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dalam memberdayakan ibu-ibu rumah tangga prasejahtera produktif untuk merintis maupun mengembangkan usaha.

Menurutnya, bila para ibu bekerja keras, maka dari tadinya hanya menerima program Mekaar, mereka dapat naik ke tahap berikutnya untuk meminjam melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang nilainya dari Rp 25 juta sampai Rp 500 juta. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini