Pesawat tanpa awak bisa pantau perbatasan dan kapal ilegal
Merdeka.com - Anak bangsa melalui Indonesia Maritime Institute (IMI) berhasil menciptakan pesawat tanpa awak. Pesawat dengan lebar 4 meter dan panjang sekitar 3 meter ini bisa melakukan landing dan take off di air (laut) maupun di darat. Pesawat juga bisa terbang sejauh 100 KM atau 200 KM pulang pergi dan terbang selama 5 jam.
Pesawat ini sangat berbeda dengan drone karena dikontrol dari tempat yang jauh melalui Ground Control Station. Sebenarnya, apa fungsi pesawat tanpa awak ini?
Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute, Dr Y Paonganan, Ssi, Msi menjelaskan, fungsi pesawat ini sangat banyak. salah satunya adalah memantau perbatasan Indonesia, baik di darat maupun di laut. Pesawat memang dibuat sangat fleksibel, selain terbang dari laut, pesawat juga bisa menggunakan roda untuk terbang dari darat.
"Fungsinya itu bisa memantau perbatasan, misalnya di laut kita bisa tahu ada kapal ilegal yang masuk," kata Paonganan ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Kamis (21/15).
Menurut Paonganan, pesawat dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi. Dengan kamera yang masih diimpor tersebut, apa yang ada di bawah pesawat bisa dilihat dengan sangat jelas. Teknologi kamera sudah canggih dan sangat ringan.
"Selama terbang kamera di pesawat selalu menangkap apa yang di bawahnya. Videonya bisa kita lihat di Ground Control Station. Ini bisa juga dipakai militer memantau misalnya angkatan laut mau melihat kapal asing masuk. Jadi kita bisa tahu duluan kalau ada kapal militer asing yang masuk," katanya.
Untuk awal menerbangkan pesawat, menurut Paonganan harus menggunakan remot kontrol. Setelah terbang sekitar 300 meter, pesawat akan dikendalikan dari Ground Control Station. Sebelum terbang, pesawat juga di atur jalur terbangnya hingga pesawat kembali pulang.
"Setelah 300 meter dia auto pilot. Kemana dia terbang tergantung settingan awal kita program. Titik titik yang kita program kita atur sesuai perintah kita. di Ground Control ada software atau awal way point. Nanti pesawat bergerak berdasarkan way point kita tentukan," katanya.
Selain itu, pesawat tanpa awak ini juga bisa digunakan untuk pemetaan foto udara. Jika ingin membuat foto udara dan lokasi masih rawan bisa menggunakan pesawat tanpa awak ini. Selain itu, pesawat juga bisa digunakan untuk memantau kebun kelapa sawit yang luasnya hingga ratusan hektar.
"selama penerbangan dengan kamera video apapun yang dia lalui bisa dilihat. kamera kita resolusi tinggi. Bisa untuk pemetaan atau foto pengawasan daerah tambang yang luas. mengawasi kebun sawit," tutupnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya