Pertamina Tambah 100 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg, Amankan Pasokan Elpiji Jambi Jelang Ramadhan

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengamankan Pasokan Elpiji Jambi dengan menambah 100 ribu tabung gas 3 kg menjelang Ramadhan 1447 H, antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina Tambah 100 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg, Amankan Pasokan Elpiji Jambi Jelang Ramadhan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengamankan Pasokan Elpiji Jambi dengan menambah 100 ribu tabung gas 3 kg menjelang Ramadhan 1447 H, antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat. Penambahan pasokan ini dilakukan guna mengantisipasi peningkatan signifikan kebutuhan elpiji subsidi.

Sebanyak 100 ribu tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram disalurkan ke berbagai pangkalan resmi di Provinsi Jambi. Langkah ini diambil menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Tujuan utama dari penambahan pasokan ini adalah untuk menjaga stabilitas harga di tingkat pangkalan agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel secara intensif memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi elpiji bersubsidi tiga kilogram di Provinsi Jambi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat yang selalu terjadi menjelang bulan Ramadhan.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan komitmen pihaknya. “Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi elpiji bersubsidi tiga kilogram di Provinsi Jambi guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan,” kata Rusminto di Jambi. Penyaluran fakultatif atau extra dropping menjadi strategi utama dalam penambahan pasokan ini, dengan fokus pada pangkalan-pangkalan resmi.

Tambahan 100 ribuan tabung elpiji tiga kg tersebut disalurkan untuk menjaga stok di tingkat pangkalan tetap aman. Upaya ini juga bertujuan untuk membantu menjaga stabilitas harga agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Rusminto juga menambahkan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan agar distribusi elpiji tiga kg tetap tepat sasaran. “Penambahan pasokan dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di lapangan,” kata Rusminto.

Selain penambahan pasokan, Pertamina juga aktif melaksanakan operasi pasar di berbagai wilayah. Operasi pasar ini telah berlangsung sejak akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026 di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Merangin, Bungo, Tebo, dan Sarolangun.

Kegiatan operasi pasar ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pasokan dan menjaga harga tetap terkendali di pasaran. Mayoritas elpiji yang disalurkan melalui operasi pasar ini telah terserap optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama instansi terkait. Sidak ini penting untuk memastikan bahwa proses distribusi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertamina memberikan sanksi tegas kepada pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti menjual di atas HET atau menyalurkan tidak sesuai peruntukan. Sanksi diberikan sesuai ketentuan dan perjanjian kerja sama yang berlaku, menunjukkan komitmen Pertamina dalam menjaga integritas distribusi.

Masyarakat diimbau untuk membeli elpiji tiga kg di pangkalan resmi guna mendapatkan produk dengan kualitas terjamin. Pembelian di pangkalan resmi juga memastikan harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah daerah, menghindari praktik penimbunan atau penjualan ilegal.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan terkait distribusi elpiji, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. “Apabila masyarakat membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait distribusi elpiji, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” kata Rusminto Wahyudi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi