Pertamina: Butuh 2 hari urai antrean di SPBU
Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Galaila Karen Agustiawan menyebutkan, untuk mengurai antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), membutuhkan dua hari. Disesuaikan dengan waktu pendistribusian pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai di lokasi.
"Untuk mengurai antrean itu butuh 2 x 24 jam," jelas Karen di kantornya, Jakarta, Jumat (26/4).
Pertamina menyebutkan beberapa titik SPBU yang masih terjadi antrean karena pasokan solar habis. Semisal di Rembang Jawa Tengah, Jombang serta Kediri Jawa Timur. Dia menyebutkan, pasokan BBM terlambat sampai di lokasi lantaran jalan rusak dan terkendala jarak tempuh terminal yang jauh.
Namun Pertamina memastikan malam ini sudah teratasi, sehingga tak ada lagi antrean. "Sebagian besar (BBM) 80 persen cair (tersalurkan), Kalimantan sudah selesai, Jawa Barat, Sulawesi Selatan nggak ada antrean, Sumatra Utara Padang Sidempuan, Jawa Tengah sebagian besar sudah terurai," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya.
Untuk mengatasi antrean di beberapa SPBU, Pertamina sudah menambah pasokan sejak Selasa (23/4) lalu di seluruh daerah dengan rata-rata peningkatan sebesar 30 persen di atas pasokan normal.
Penambahan pasokan per daerah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dengan kisaran 10 hingga 100 persen di atas pasokan normal.
"Selama tiga hari terakhir, pasokan Solar bersubsidi sudah ditambah sekitar 25 KL di atas kebutuhan normal sekitar 41.000 KL per hari," ucap Hanung. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya